Kevin De Bruyne Pemain Terbaik Liga Inggris 2020

Baca Juga

MATA INDONESIA, MANCHESTER – Gelandang Manchester City, Kevin De Bruyne dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Liga Inggris 2020. Sementara itu, Trent Alexander-Arnold menyabet trofi Pemain Muda Terbaik.

De Bruyne mengalahkan rekan setimnya, Raheem Sterling, dan kuartet Liverpool, Sadio Mane, Virgil van Dijk, Jordan Henderson, dan Trent Alexander-Arnold.

Manchester City memang gagal meraih trofi Liga Premier Inggris. Mereka tertinggal 18 poin dari Liverpool. Tapi, penampilan De Bruyne sangat menonjol. Dia mencatatkan 13 gol dan 20 assists.

Untuk Pemain Muda Terbaik, trofi disabet Alexander-Arnold. Bek Liverpool itu menyingkirkan kandidat lain, seperti Tammy Abraham dan Mason Mount (Chelsea), Mason Greenwood dan Marcus Rashford (Manchester United), dan Bukayo Saka (Arsenal).

Bersama Liverpool, Alexander-Arnold berperan besar dalam catatan 12 clean sheets selama musim 2019/20. Selain itu, dia mencatatkan 13 assists dan empat gol.

Diumumkan juga Tim Terbaik Liga Premier Inggris musim 2019/20 dimana Liverpool mendominasi dengan mengirimkan lima pemain.

Tim Terbaik Liga Premier Inggris:

Kiper: Nick Pope (Burnley)
Bek: Trent Alexander-Arnold (Liverpool), Virgil van Dijk (Liverpool), Caglar Soyuncu (Leicester City), Andrew Robertson (Liverpool)
Gelandang: David Silva, Jordan Henderson, Kevin De Bruyne
Penyerang: Jamie Vardy (Leicester City), Piere-Emerick Aubameyang (Arsenal), Sadio Mane (Liverpool)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Strategi 3B dalam Program MBG Bangun SDM Unggul

Oleh: Citra Kurnia Khudori)* Pembangunan sumber daya manusia yang unggul tidak dapat dilepaskan darikualitas gizi sejak awal kehidupan. Karena itu, intervensi gizi pada ibu hamil, ibumenyusui, dan balita (3B) menjadi langkah penting untuk memastikan generasimasa depan tumbuh sehat dan optimal. Dalam konteks tersebut, strategi 3B dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG)menjadi pendekatan yang relevan dan tepat sasaran. Fokus pada kelompok rentanini menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM harus dimulai dari fase paling awal dalam siklus kehidupan manusia. Perhatian terhadap periode 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) menjadi kuncidalam upaya mencegah stunting sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan anak. Jika kebutuhan gizi terpenuhi sejak masa kehamilan hingga balita, fondasi bagilahirnya generasi yang produktif dan berdaya saing akan semakin kuat. Hal tersebut senada dengan penyampaian Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, yang mengatakan bahwa 1.000 HPK merupakan fondasi utama dalam membentukkualitas sumber daya manusia Indonesia yang unggul.  Ia menuturkan, fase sejak kehamilan hingga anak berusia dua tahun Adalah masa emas yang tidak bisa terulang. Investasi terbaik bagi masa depan bangsa adalahmemastikan setiap anak memperoleh gizi, kesehatan, dan pengasuhan yang...
- Advertisement -

Baca berita yang ini