KDMP Diperluas Bertahap di Papua Tengah, Kesiapan Wilayah Jadi Prioritas

Baca Juga

MataIndonesia, NABIRE — Pengembangan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Papua Tengah terus dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan kesiapan wilayah dan kebutuhan masyarakat. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat aktivitas ekonomi di tingkat desa sekaligus menghadirkan kelembagaan ekonomi yang dapat mendukung potensi masyarakat setempat.

Sebanyak tujuh calon lokasi baru KDMP di Kabupaten Nabire dan Mimika kini masuk tahap pendataan dan verifikasi. Dari jumlah tersebut, empat lokasi berada di Nabire dan tiga lainnya berada di Mimika. Proses tersebut dilakukan untuk memastikan setiap lokasi memiliki kesiapan yang memadai sebelum pembangunan dilaksanakan.

Kepala Seksi Teritorial Korem 173/Praja Vira Braja (PVB), Kolonel Inf. Fajar Wibawa Angkasa, mengatakan tujuh titik tersebut merupakan calon lokasi tambahan yang sedang dipersiapkan.

“Pihaknya sudah mendata ada empat titik calon KDMP dan di Timika tiga titik calon KDMP,” kata Fajar di Nabire.

Menurut Fajar, proses pendataan menjadi tahapan penting agar pengembangan KDMP dapat berjalan sesuai kondisi setiap wilayah. Sejumlah aspek diperhatikan, antara lain ketersediaan lahan, jumlah penduduk, serta dukungan infrastruktur dasar.

Konsep KDMP diarahkan untuk menghadirkan satu koperasi di setiap desa. Namun, pelaksanaannya tetap mempertimbangkan karakteristik wilayah dan jumlah masyarakat yang akan dilayani sehingga manfaat koperasi dapat dirasakan secara optimal.

“Karena sebetulnya satu desa itu ada satu KDMP. Tapi kita lihat dulu situasi penduduknya, harus minimal 500 KK. Kita utamakan mungkin di daerah-daerah yang padat penduduknya terlebih dahulu,” jelasnya.

Selain jumlah penduduk, calon lokasi juga perlu memenuhi persyaratan teknis berupa ketersediaan lahan minimal 600 meter persegi dan dukungan listrik sekurang-kurangnya 5.500 watt.

Sebelumnya, enam KDMP di Papua Tengah telah selesai dibangun, terdiri atas empat titik di Nabire dan dua titik di Mimika. Sementara itu, tiga lokasi tambahan di Nabire telah mencapai progres pembangunan lebih dari 95 persen.

Pengembangan secara bertahap tersebut diharapkan memperkuat fondasi ekonomi masyarakat desa. Dengan memastikan kesiapan setiap lokasi, KDMP diharapkan dapat berkembang sebagai wadah kegiatan ekonomi yang mendukung kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di Papua Tengah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Perkuat Kopdes Jadi Simpul Distribusi Barang Subsidi di Desa

Oleh : Achmad Baskoro )*Penyaluran barang bersubsidi membutuhkan tata kelola yang tidak hanya mampu memastikan ketersediaan pasokan, tetapi juga...
- Advertisement -

Baca berita yang ini