TANGERANG SELATAN, Minews – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang Selatan memastikan seluruh layanan kemanusiaan tetap beroperasi penuh guna mengawal arus balik Lebaran 1447 Hijriah.
Wakil Ketua PMI Kota Tangsel, Tubagus Asep Nurdin, menyatakan bahwa pihaknya telah menyiagakan personel di sejumlah titik rawan untuk mengantisipasi lonjakan pergerakan masyarakat pasca-Idul Fitri yang jatuh pada 20-21 Maret lalu.
Sebanyak enam posko kesehatan telah didirikan di lokasi-lokasi strategis sejak beberapa hari sebelum puncak arus balik. Asep menjelaskan bahwa setiap posko diperkuat oleh 15 personel yang bertugas secara bergantian (shift) selama 24 jam nonstop.
“Seluruh posko kami siagakan penuh, didukung armada ambulans, kendaraan operasional, serta sepeda motor untuk menjangkau titik kemacetan yang sulit dilalui mobil. Ini bagian dari komitmen kami memastikan keselamatan pemudik,” ujar Asep dalam keterangannya, Selasa (24/3/2026).
Hingga Senin malam, tercatat ada lima insiden yang ditangani oleh tim di lapangan. Dari kejadian tersebut, 12 orang dilaporkan mengalami luka ringan, sementara satu orang dinyatakan meninggal dunia.
Berdasarkan evaluasi sementara, faktor kelelahan fisik menjadi pemicu utama kecelakaan maupun gangguan kesehatan pemudik di wilayah Tangerang Selatan.
“Mayoritas kasus yang kami tangani adalah luka ringan akibat kelelahan dan kurang fokus. Ini menjadi indikasi bahwa faktor keletihan masih menjadi risiko utama dalam arus balik tahun ini,” tutur Asep.
Sinergi Lintas Sektoral
Dalam menjalankan tugasnya, PMI Tangsel berkolaborasi dengan TNI-Polri, Dinas Kesehatan, serta Dinas Perhubungan. Sistem rujukan medis pun telah terintegrasi secara langsung dengan RSUD dan puskesmas setempat untuk penanganan darurat yang lebih cepat.
“Sinergi lintas sektor berjalan sangat baik. Kami terintegrasi dengan pos pengamanan kepolisian serta didukung fasilitas rujukan medis yang sigap,” tambahnya.
Di akhir keterangannya, Asep mengimbau agar para pemudik tidak memaksakan diri di perjalanan. Ia meminta warga untuk memanfaatkan posko kesehatan yang tersedia jika merasa kondisi fisik menurun.
“Kami mengimbau pemudik untuk beristirahat jika merasa lelah. Keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama agar bisa kembali ke rumah dengan selamat,” pungkasnya.

