Kasihan, Korban Banjir Sentani Mulai Terserang Penyakit

Baca Juga

MINEWS, PAPUA – Warga korban banjir Sentani kini menghadapi masalah baru. Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan diare kini mulai menyerang.

“Warga mulai terserang diare, dan masih didominasi kasus ISPA, Myalgia dan Dermatitis,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Aloysius Giyai di Jayapura, Jumat 22 Maret 2019.

ISPA adalah sejenis infeksi yang membuat fungsi pernapasan terganggu. ISPA disebabkan oleh virus yang menyerang hidung, trakea atau pipa pernapasan dan paru-paru.

Jika tak segera ditangani, infeksi bisa menyebar ke seluruh sistem pernapasan dan membuat tubuh tidak mendapat cukup oksigen. Akibat paling fatal dari penyakit ini adalah kematian.

Penyakit ini mudah menjangkit orang-orang yang sistem kekebalan tubuhnya rendah, atau lanjut usia, dan anak-anak yang kekebalan tubuhnya belum kuat. ISPA bisa disebarkan melalui udara, atau melalui bersin dan batuk penderita lainnya.

Diare juga menjadi perhatian serius kali ini. Hampir sebagian warga korban banjir mulai terserang diare.

Aloysius saat ini sudah mengerahkan tenaga kesehatan yang juga melakukan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) polio di masing-masing posko pengungsian.

Berita Terbaru

Presiden Gunakan Reshuffle untuk Maksimalkan Capaian Program Strategis

Oleh: Windi Paramitha )*Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan Kabinet Merah Putih sebagai langkah strategis untuk memastikan percepatan pelaksanaan program prioritas nasional. Presiden menempatkan reshuffle sebagai instrumen penting untuk menjaga efektivitas pemerintahan di tengah dinamika tantangan yang terus berkembang.Pelantikan pejabat baru yang berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta pada 27 April 2026 menunjukkan komitmen pemerintah dalam melakukanpenyesuaian struktural. Pemerintah memandang penyegaran kabinetsebagai bagian dari evaluasi berkelanjutan terhadap kinerja lembaganegara.Prosesi pelantikan yang dipimpin langsung Presiden menegaskanpentingnya integritas dalam menjalankan amanah jabatan. Presidenmenekankan kesetiaan terhadap konstitusi serta tanggung jawab penuhdalam menjalankan tugas sebagai bentuk pengabdian kepada negara.Struktur kabinet yang diperbarui menghadirkan sejumlah perubahansignifikan pada posisi strategis. Kepala Staf Kepresidenan sebelumnya, Muhammad Qodari, dipercaya mengemban tugas baru sebagai KepalaBadan Komunikasi Pemerintah. Perubahan ini diarahkan untukmemperkuat koordinasi komunikasi publik.Penunjukan Dudung Abdurachman sebagai Kepala Kantor StafKepresidenan menjadi bagian dari upaya memperkuat pengendalianprogram prioritas. Pemerintah menilai pengalaman dan kapasitas Dudung mampu mendukung efektivitas koordinasi lintas sektor.Sektor lingkungan hidup juga mengalami penyesuaian kepemimpinan. Menteri Lingkungan Hidup yang baru, Jumhur Hidayat, diberikan amanahuntuk memperkuat kebijakan pengelolaan lingkungan secarakomprehensif. Pemerintah melihat latar belakangnya sebagai modal dalam memperluas pendekatan kebijakan.Peran Menteri Lingkungan Hidup sebelumnya, Hanif Faisol Nurofiq, tidakdihentikan melainkan dialihkan. Pemerintah menugaskan Hanif sebagaiWakil Menteri Koordinator Bidang Pangan guna mendukung penguatansektor strategis lainnya.Pengangkatan Abdul...
- Advertisement -

Baca berita yang ini