Home News Kapolda Keheranan, Pemprov Sumut Bayar Honor Setelah Tarik Tunai Rp 1,6 Miliar

Kapolda Keheranan, Pemprov Sumut Bayar Honor Setelah Tarik Tunai Rp 1,6 Miliar

0
413
Uang Tunai BNI Petugas mengatur tumpukan uang di cash center BNI, Kamis (29/12). Uang tunai yang disiapkan BNI untuk memenuhi kebutuhan selama masa liburan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017 mencapai sekitar Rp 11 triliun. Investor Daily/setkab.go.id)

MINEWS.ID, MEDAN – Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Agus Andrianto belum bisa menerima argumen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang akan membayar honor dengan uang tunai senilai Rp 1,6 miliar.

“Saya juga heran ini kenapa masih uang tunai. Harusnya kan langsung transfer ke pelaksana proyek. Kalau untuk gaji kan langsung ke rekening penerima gaji,” ujar Agus di Medan, Rabu 11 September 2019.

Seperti ramai diberitakan uang itu raib setelah aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Muhammad Aldi Budianto (40) dan tenaga tenaga honorer BPKAD, Indrawan Ginting (36) mengambilnya dari Bank Sumut di Jalan Imam Bonjol, Medan.

Berdasarkan penelusuran polisi uang itu untuk membayar honor anggota Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Keheranan Agus bertambah ketika mengetahui kedua pegawai tersebut mengambil uang senilai itu tanpa pengawalan polisi.

Apalagi, uang itu disimpan di dalam mobil yang diparkir di halaman kantor Gubernur Sumatera Utara, Eddy Rachmayadi. Sampai akhirnya dilaporkan hilang.

Kini Polda Sumut sedang menyelidiki uang tersebut.