Kadar Antibodi Covid-19 Masyarakatnya di Bawah Angka Nasional, Menteri Tito Tegur Sejumlah Kepala Daerah

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Masih rendahnya antibodi covid-19 yang dimiliki masyarakatnya, Menteri Dalam Negeri menegur Bupati Gowa, Sulawesi Selatan.

Menurut hasil survei serologi hasil kerja sama Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kesehatan serta sejumlah ahli dan institusi bidang kesehatan menunjukkan hanya 78,5 persen penduduk yang memiliki antibodi hadapi Covid-19.

Angka itu, menurut Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, masih di bawah angka rata-rata nasional yang di angka 86,6 persen.

Semakin banyak penduduk yang sudah divaksin di sebuah daerah akan semakin tinggi pula persentase antibodinya.

Kadar antibodi tertinggi dimiliki penduduk yang sudah pernah terinfeksi dan sudah divaksin.

Hasil muncul setelah survei dilakukan di 100 kabupaten kota sampe dari 514 kabupaten kota di Indonesia.

“Saya kira cukup representatif ya untuk mewakili populasi,” kata Tito

Selain Gowa, ada beberapa daerah yang jadi sorotan Tito. Contohnya seperti Bandung Barat dengan estimasi penduduk yang sudah punya antibodi Covid-19 sebesar 79,4 persen.

Tapi sebenarnya, masih ada daerah dengan persentase yang lebih rendah dari Gowa yaitu Kabupaten Jayawijaya di Papua. Angkanya hanya 45,6 persen.

Tito menyebut persentase penduduk yang sudah punya antibodi di Jayawijaya ini jomplang dengan Kota Jayapura yang mencapai 96,3 persen.

“Artinya kalau 100 orang berkumpul, 96 sudah punya antibodi,” ujar Tito.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Bangun IKN Dengan Tetap Memberdayakan Masyarakat Lokal

Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur bukan hanya tentang memindahkan pusat pemerintahan, tapi juga tentang membangun masa...
- Advertisement -

Baca berita yang ini