Jakarta Masuk PPKM Level I, Bioskop Boleh Terisi 70 Persen

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – DKI Jakarta kini memasuki level 1 PPKM. Sejumlah aktivitas dan kegiatan seni pun boleh dilakukan dengan kapasitas maksimal 75 persen. Hal itu tertuang dalam Inmendagri 57/2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1 COVID-19 di Wilayah Jawa dan Bali.

Dalam Inmendagri itu tertulis aturan masyarakat yang berada di PPKM level 1, salah satunya DKI Jakarta diizinkan berkegiatan yang menimbulkan kerumunan, konteks kegiatannya adalah seni, budaya, dan sosial.

Berikut bunyi aturannya:

Kegiatan seni, budaya, olahraga dan sosial kemasyarakatan (lokasi seni, budaya, sarana olahraga dan kegiatan sosial yang dapat menimbulkan keramaian dan kerumunan) diizinkan buka dengan kapasitas maksimal 75% (tujuh puluh lima persen) dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat serta wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi.

Selain itu, bioskop juga dapat beroperasi maksimal kapasitasnya 70 persen. Anak usia di bawah 12 tahun boleh masuk asalkan didampingi orang tua.

Sebelumnya juga, pemerintah memberikan izin penyelenggaraan kegiatan besar dengan kewajiban mengikuti pedoman yang telah ditetapkan.

Adapun hal ini diberlakukan guna mempercepat pemulihan ekonomi nasional, khususnya di sektor pariwisata seiring dengan membaiknya situasi pandemi COVID-19.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Hilirisasi Jadi Strategi Utama Hadapi Tantangan Global Saat Ini

Oleh: Fajar Aditya KusumaDi tengah ketidakpastian global, terutama terkait pasokan energi dan fluktuasi harga minyak dunia, Indonesia dihadapkan pada kebutuhan untuk memperkuat strategi ekonominya. Salah satulangkah yang dinilai paling relevan adalah percepatan hilirisasi sumber daya alam, khususnyanikel, sebagai upaya membangun ketahanan energi sekaligus memperkuat posisi dalam rantai pasok global kendaraan listrik.Kondisi global yang tidak stabil justru membuka peluang bagi Indonesia untuk mengambil peranstrategis. Dengan cadangan nikel yang melimpah, Indonesia memiliki keunggulan penting dalam pengembangan industri baterai kendaraan listrik. Komoditas ini menjadi kunci dalam transisi energi global, sehingga hilirisasi nikel menjadi langkah yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapijuga strategis dalam jangka panjang.Mordekhai Aruan sebagai Head of External Relations Forum Industri Nikel Indonesia menilai bahwa situasi global saat ini semakin menegaskan pentingnya pembangunan rantai pasokkendaraan listrik berbasis nikel di dalam negeri. Ia menyebut kebutuhan ini telah terasa sejakbeberapa tahun terakhir, sejalan dengan komitmen pemerintah menuju target Net Zero Emission 2060. Momentum ini, menurutnya, harus dimanfaatkan untuk memperkuat daya saing Indonesia...
- Advertisement -

Baca berita yang ini