Istana: Pemerintah Terbuka dengan Kritik untuk Kepentingan Rakyat

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Juru Bicara Presiden Joko Widodo, Fadjroel Rachman membalas pernyataan ekonom senior Kwik Kian Gie, yang mengaku takut mengkritik pemerintah saat ini.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyatakan, pemerintah siap menerima masukan dari masyarakat untuk kemajuan negara. Fadjroel menegaskan, silakan mengkritik pemerintah, dan tidak perlu takut dipidana.

“Pemerintah selalu terbuka dengan semua kritik terhadap setiap kebijakan untuk kepentingan rakyat,” kata Fadjroel di Jakarta, Selasa 9 Februari 2021.

Ia mengingatkan, masyarakat harus paham benar bagaimana menyampaikan kritik yang tepat, akurat serta terverifikasi, agar beda dengan fitnah maupun informasi hoaks.

“Sehingga bisa membedakan kritik dengan hoaks, fitnah, pencemaran nama baik yang berpotensi terkena pidana sesuai UU ITE,” ujar Fadjroel.

Kemudian, Fadjroel juga menyarankan agar Kwik Kian Gie tidak takut dengan serangan buzzer di media sosial. Baginya, bila diserang, cukup lakukan pemblokiran.

“Saya juga diserang buzzer dalam 24 jam. Saya gunakan fitur block saja, ada di Twitter,” kata Fadjroel.

Sebelumnya, Kwik berkata ia khawatir diserang buzzer pemerintah jika sampaikan kritik. Ia lalu memuji-muji Orde Baru, yang menurutnya lebih terbuka dari saat ini.

“Saya belum pernah setakut saat ini mengemukakan pendapat yang berbeda dengan maksud baik memberikan alternatif. Langsung saja di-buzzer habis-habisan, masalah pribadi diodal-adil,” kata Kwik, seperti dikutip dari akun Twitter-nya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini