Ini Tips dan Syarat Jadi Catar Poltek Imigrasi

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Salah satu pendidikan ikatan dinas yang lulusannya langsung menjadi aparatur sipil negara (ASN) adalah Politeknik Imigrasi (Poltekim). Seperti diketahui sejak sekarang sampai 23 Juni 2020 masyarakat umum sudah bisa mendaftar.

Untuk bisa lulus menjadi calon taruna (catar) di Poltekim, ada beberapa tahapan tes yang harus dilewati pesertanya, yaitu;

– Tes Administrasi
– Tes SKD
– Tes Kesehatan
– Tes Kebugaran Jasmani
– Tes Psiko dan wawancara
– Tes PFK

TES ADMINISTRASI
Hal pertama yang harus diperhatikan adalah kelengkapan berkas, terdiri dari:
· Foto
· Akta kelahiran
· Surat keterangan mengikuti UN (bagi lulusan terbaru)
· Surat lamaran bermaterai (download di website resmi)
· KTP
· Ijazah (bagi lulusan tahun sebelumnya)
· Transkrip Nilai Raport
· SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian)
· Surat keterangan sehat, tidak buta warna, dan tidak tuli
· Surat keterangan belum pernah menikah
· Tanda bukti cetak/ print dari portal 1
· Surat pernyataan 6 poin (download di website resmi)

Persiapkan perlengkapan administrasi ini dengan sungguh-sungguh dan ikuti petunjuknya di http://catar.kemenkumham.go.id. Harap dicatat, jika berkas tidak lengkap pasti kamu tidak boleh mengikuti tahap seleksi selanjutnya.

SELEKSI KOMPETENSI DASAR (SKD)
Setelah calon taruna dinyatakan lulus seleksi administrasi akan menghadapi SKD. Pada tahap ini perhatikan ambang batas kelulusan yang ditetapkan yang sering disebut sebagai passing grade.

SKD dibagi menjadi 3 jenis, yaitu
· Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)
· Tes Intelegensia Umum (TIU)
· Tes Karakteristik Pribadi (TKP)

Nilai passing grade ketiga tes tersebut berbeda-beda. Biasanya TWK paling rendah kamu harus memperoleh angka 75, di TIU 80 dan TKP 143, tetapi bisa saja nilai itu berubah sesuai kebutuhan.

Materi TWK biasanya berkaitan pengetahuan tentang kenegaraan seperti sejarah, UUD, undang-undang yang berlaku, NKRI, Pancasila dan sejenisnya. Jadi lebih baik kita mempelajari semua hal tentang Indonesia.

Sementara materi TIU umumnya berkaitan dengan matematika, sepeti baris atau deret hitung, peluang, statistik, dan bahasa Indonesia.

Sedangkan materi TKP berkaitan dengan kepribadian Kamu. Pilih jawaban yang paling benar atau mendekati karena skornya pada skala 1-5, maka untuk bisa mencapai angka 143 kumpulkan poin 5 sebanyak-banyaknya. Usahakan jangan sampai ada yang mendapat 1 atau 2. Untuk latihan, soal-soalnya banyak dijual di toko buku.

TES KESEHATAN
Jika kamu tidak memiliki penyaki berat atau perokok santuy aja karena kemungkinan besar lolos. Jadi seandainya bisa lolos ke tahap ini jangan grogi atau merasa tertekan karena hal itu justru meningkatkan tekanan darah kamu saat diperiksa dokter.

TES KEBUGARAN JASMANI
Lolos dari tes kesehatan, kamu akan menghadapi tes ini. Seperti halnya pada tes masuk Polri atau TNI, jenis tes pada tahap ini adalah;

– Lari 12 menit, untuk lelaki usahakan 6 putaran dan perempuan 4 putaran.
– Push Up 1 menit, usahakan lebih dari 40 kali untuk lelaki dan 30 kali perempuan.
– Sit Up 1 menit, usahakan bisa lebih dari 40 untuk lelaki, dan 30 jika perempuan).
– Pull Up 1 menit, usahakan bisa lebih dari 6 kali khusus lelaki.
– Chining, usahakan di atas 40 khusus untuk perempuan.
– Shuttle Run, usahakan bisa kurang dari 17 detik.

Untuk mengikuti tes kebugaran usahakan jangan sarapan terlalu banyak, lalu bawalah botol air berukuran besar. Hal itu akan berguna jika jadwal kamu pada siang hari. Berlatihlah dengan rutin dan sesekali lakukan di siang hari.

TES PSIKOLOGI DAN WAWANCARA
Tes ini cukup menguras pikiran karena kamu lebih banyak menghitung dan mengandalkan nalar kita. Usahakan santai tetapi tunjukkan sikap ksatria dan tegas sebagai calon taruna.

TES PENGAMATAN FISIK DAN KETERAMPILAN
Tes ini jika di TNI/POLRI adalah Pantukir. Ini adalah tes terakhir sebelum kamu menjadi taruna Poltekim. Tes ini ibarat jual beli bakat kamu, bakat yang unik akan menjadi daya tarik sendiri bagi penguji.

Bawalah bukti prestasi kamu seperti sertifikat, medali, dll. Bawalah alat yang dapat anda gunakan nantinya. Kalau bisa sisipkan strory telling.

Semoga tips ini berguna.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini