Ini Respon BIN Soal Konten Minum Susu di Twitter

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Deputi VII BIN Wawan Hari Purwanto menanggapi postingan tentang foto susu pada Twitter resmi BIN. Wawan menegaskan bahwa hal tersebut tak memiliki maksud dan tujuan tertentu.

“Tidak ada tendensi ke mana-mana kecuali hanya mengingatkan generasi muda agar tidak abai akan hal tersebut, agar bangsa kita jadi bangsa yang kuat,” katanya di Jakarta, Rabu 9 Juni 2021.

Wawan juga menambahkan bahwa unggahan foto susu di akun Twitter BIN memiliki tujuan untuk mengingatkan akan pentingnya minum susu untuk kesehatan tulang.

“Untuk mengingatkan generasi muda akan perlunya menjaga tulang agar tidak rentan patah, keropos atau kelainan pertumbuhan tulang akibat kekurangan vitamin D, kalsium dan fosfat,” ujarnya.

Sebelumnya, ada unggahan terkait ajakan untuk minum susu pada akun Twitter resmi milik BIN, @binofficial_ri pada Minggu 6 Juni 2021. Unggahan BIN itu ditanggapi banyak pengguna Twitter lainnya.

“Ok terima kasih atas informasinya,” balas @s*bv*ll*1n.

“Seger banget sepertinya itu susu nya Min……apalagi klo di bagi….,” ujar @D*e_*19*4.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini