Ini Dua Pandangan Prabowo Soal Kasus Asabri

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto meminta kasus Asabri segera diselesaikan agar tidak menimbulkan polemik panjang. Menurut Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antar Lembaga Dahnil Anzar Simanjuntak, Prabowo memandang dua hal dalam kasus asuransi plat merah itu.

Pertama adalah gagal investasi. Menurut Dahnil, Prabowo berpendapat jika kasus di Asabri ternyata gagal investasi, dianggap wajar.

Hal itu hanya merupakan kegiatan bisnis. Gagal dalam bisnis menurut Dahnil bukan sebuah tindakan kriminal.

Kedua, jika yang terjadi adalah kasus korupsi, menurut Dahnil, Prabowo sangat setuju pemberian sanksi tegas kepada pelakunya.

“Kalau korupsi, tentu harus ditindak secara hukum,” kata Dahnil di Jakarta, Kamis 16 Januari 2020.

Dahnil menegaskan Prabowo meminta seluruh prajurit Polri-TNI tetap tenang dan tidak khawatir, sebab Prabowo hingga kini dana di Asabri tetap aman.

Jika bermasalah dengan hukum, dana Asabri tidak akan disita untuk negara seperti kasus First Travel.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini