Ini Doa Sri Mulyani untuk Presiden Jokowi

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Sejak Minggu 21 Juni 2020 pagi ucapan selamat ulang tahun kepada Presiden Jokowi tidak berhenti mengalir, termasuk dari Menteri Keuangan andalannya Sri Mulyani. Dia mengharapkan Jokowi selalu dalam keadaan sehat saat Indonesia menghadapi masa sulit ini.

“Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan dan segala kebaikan kepada Bapak dalam memimpin Indonesia menghadapi masa sulit ini,” begitu doa Sri Mulyani kepada Jokowi yang diunggah di akun instagramnya, Minggu.

Sri Mulyani menilai Jokowi adalah pemimpin negara yang amanah untuk memperjuangkan Indonesia maju.

Ani, begitu panggilan Sri Mulyani, menilai Jokowi sebagai pribadi yang ramah, terbuka, namun tegas mengawal anak bangsa dalam keberagaman.

Bukan kali ini saja Sri Mulyani memuji Jokowi. Pujian itu pernah dia unggah pula di akun instagramnya saat mendampingi KTT G20 virtual Maret 2020.

Saat itu Jokowi dengan pembawaan seperti biasa tegas dan tenang mengikuti konferensi ditemani Sri Mulyani yang mengetahui presiden masih berduka cita karena ibunda tercinta meninggal dunia satu hari sebelumnya.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Menutup Kesenjangan Layanan Kesehatan melalui Koperasi Desa

Oleh: Yandi Arya Adinegara )*Kesenjangan layanan kesehatan antara wilayah perkotaan dan pedesaan masihmenjadi pekerjaan rumah besar dalam pembangunan nasional. Di satu sisi, kota-kota besar menikmati akses rumah sakit modern, tenaga medis memadai, sertadistribusi obat yang relatif lancar. Di sisi lain, banyak desa masih menghadapiketerbatasan fasilitas kesehatan, minimnya ketersediaan obat, hingga rendahnyaketerjangkauan layanan bagi masyarakat.Dalam konteks inilah, langkah pemerintah menghadirkan Koperasi Desa/Kelurahan(Kopdes) Merah Putih sebagai simpul layanan kesehatan sekaligus pusat ekonomidesa patut diapresiasi sebagai terobosan strategis dan relevan dengan kebutuhanzaman.Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menegaskan bahwa Kopdes Merah Putih tidakhanya dirancang sebagai penggerak ekonomi lokal, tetapi juga menjadi ujungtombak pelayanan kesehatan masyarakat desa. Setiap koperasi akan dilengkapidengan gerai obat dan klinik kesehatan, sebuah inovasi yang secara langsungmenyasar persoalan klasik: keterbatasan akses layanan kesehatan di wilayah pedesaan. Pernyataan ini bukan sekadar wacana, melainkan bagian dari desainkebijakan yang terintegrasi lintas sektor.Selama ini, salah satu persoalan mendasar adalah masih adanya warga desa yang belum terjangkau oleh program jaminan kesehatan nasional. Kehadiran klinik desaberbasis koperasi membuka peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan layanankesehatan yang lebih dekat, murah, dan mudah diakses. Ferry Juliantonomenekankan bahwa pemerintah ingin memastikan masyarakat desa memperolehjaminan pelayanan kesehatan yang layak, melalui sinergi antara Kementerian Koperasi, Kementerian Kesehatan, dan BPJS Kesehatan.Langkah kolaboratif ini diperkuat dengan penandatanganan nota kesepahamanantara Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi dan Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito. Kerja sama tersebut tidak hanya bertujuanmemperluas cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional...
- Advertisement -

Baca berita yang ini