Hello Gubernur Anies, Banjir Minggu Pagi Disebut Lebih Parah oleh Wargamu

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Untuk kesekian kalinya sejak Januari, Jakarta kembali terendam banjir akibat hujan beberapa jam saja sejak Minggu 23 Februari 2020 dini hari. Bahkan dinilai lebih parah dari Januari lalu,

Menurut akun twitter TMCPoldaMetro, sejumlah ruas jalan bahkan tidak bisa dilalui kendaraan.

 

Banyak warga Jakarta yang menilai banjir Minggu pagi ini lebih parah dari awal Januari kemarin. Bahkan beberapa netizen berkomentar banjir kali ini adalah yang pertama kali, karena sebelumnya tidak pernah kebanjiran meskipun hujan lebat.

 

Mereka yang kaget dengan banjir Minggu pagi ini adalah warga Tebet dan kawasan Cempaka Putih. Kedua wilayah tersebut selama ini tidak pernah terrendam banjir.

Sementara beberapa ruas jalan termasuk jalan tol tidak bisa dilalui kendaraan bermotor akibat genangan air di atas 50 sentimeter.

 

Ruas yang tidak bisa dilalui kendaraan bermotor Minggu pagi adalah di depan Kodam Jaya, Jalan Mayjen Sutoyo.

Begitu juga Jalan Gereja Theresia dan Jalan Bendungan Hilir Raya yang tidak mungkin dilalui kendaraan jenis sedan.

Jalan Thamrin yang tergolong jalan protokol juga tidak luput dari banjir. Kendaraan jenis sedan juga diimbau tidak melintasinya. Begitu juga Kawasan Kuningan.

Kawasan Cipinang Melayu dan Kebon Pala yang baru saja membereskan rumahnya akibat banjir, kini harus kebanjiran lagi.

Warga PLN Klender bahkan menyebut banjir Minggu ini adalah yang keempat kalinya pada tahun 2020 atau dalam dua bulan.

Warga Utan Kayu Selatan juga sangat kaget dengan banjir Minggu pagi ini karena 29 tahun tinggal di situ baru kali ini mengalami banjir. Begitu juga warga Perumahan Mutiara Rorotan Indah Jakarta Utara.

Warga Pisangan Baru yang juga langganan banjir menilai banjir Minggu 23 Februari 2020 ini lebih parah dari awal Januari kemarin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aparat Keamanan Tingkatkan Sinergitas Wujudkan Kelancaran Pilkada

Pilkada yang damai dan aman bukanlah sekadar impian, melainkan suatu keharusan yang bisa kita wujudkan bersama. Dengan sinergi optimal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini