Greenwood Samai Rekor Tiga Legenda Manchester United

Baca Juga

MATA INDONESIA, MANCHESTER – Satu gol Mason Greenwood ke gawang West Ham United menorehkan catatan tersendiri. Dia menyamai rekor tiga legenda Manchester United.

Menghadapi West Ham United di Old Trafford, Kamis 23 Juli 2020 dini hari WIB, MU bermain imbang 1-1. Gol West Ham dicetak Michail Antonio sebelum akhirnya disamakan oleh Greenwood.

Total Greenwood sudah mengemas 17 gol musim ini. Jumlah tersebut menyamai catatan tiga legenda MU, Wayne Rooney, Brian Kidd, dan George Best sebagai remaja yang bisa mencetak 17 gol dalam satu musim.

Bersama Anthony Martial dan Marcus Rashford, Greenwood permainan Greenwood musim ini mengalami perkembangan pesat. Ole Gunnar Solskjaer mulai memberikan kesempatan tampil reguler kepada pemain asal Inggris tersebut.

“Dia akan bermain di banyak pertandingan. Dia akan mencetak lebih banyak gol dan semoga kami bisa memainkan lima laga lagi. Jika dia main di lima laga lagi, saya yakin dia akan mencetak beberapa gol,” kata Solskjaer, dikutip dari laman resmi klub, Kamis 23 Juli 2020.

“Apa yang dia lakukan hari ini, dia melakukannya berulang-ulang kali. Setiap kali melakukan penyelesaian, Anda bisa melihat dia seorang penyelesai peluang yang bagus. Tidak mengejutkan ketika dia mencetak gol karena dia penyelesai yang bagus,” ujarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Strategi 3B dalam Program MBG Bangun SDM Unggul

Oleh: Citra Kurnia Khudori)* Pembangunan sumber daya manusia yang unggul tidak dapat dilepaskan darikualitas gizi sejak awal kehidupan. Karena itu, intervensi gizi pada ibu hamil, ibumenyusui, dan balita (3B) menjadi langkah penting untuk memastikan generasimasa depan tumbuh sehat dan optimal. Dalam konteks tersebut, strategi 3B dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG)menjadi pendekatan yang relevan dan tepat sasaran. Fokus pada kelompok rentanini menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM harus dimulai dari fase paling awal dalam siklus kehidupan manusia. Perhatian terhadap periode 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) menjadi kuncidalam upaya mencegah stunting sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan anak. Jika kebutuhan gizi terpenuhi sejak masa kehamilan hingga balita, fondasi bagilahirnya generasi yang produktif dan berdaya saing akan semakin kuat. Hal tersebut senada dengan penyampaian Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, yang mengatakan bahwa 1.000 HPK merupakan fondasi utama dalam membentukkualitas sumber daya manusia Indonesia yang unggul.  Ia menuturkan, fase sejak kehamilan hingga anak berusia dua tahun Adalah masa emas yang tidak bisa terulang. Investasi terbaik bagi masa depan bangsa adalahmemastikan setiap anak memperoleh gizi, kesehatan, dan pengasuhan yang...
- Advertisement -

Baca berita yang ini