Gak Mau Dengar Menkes, Warga dan Anggota DPRD Natuna Tetap Bikin Rusuh Tolak Proses Karantina

Baca Juga

MATA INDONESIA, NATUNA – Ratusan warga termasuk anggota DPRD Natuna Wan Aris Munandar tak mau mendengar penjelasan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto tetap saja menolak WNI dari Wuhan di karantina di wilayah itu. Pusat kota di pulau perbatasan tersebut dilanda kerusuhan yang tidak perlu.

Padahal Sabtu 1 Februari 2020 Menteri Terawan sudah berbicara kepada mereka bahwa saudara-saudara kita dari Wuhan dalam keadaan sehat. Kehadiran mereka di pangkalan militer tersebut hanya memenuhi prosedur WHO.

“Mereka itu sehat semua, Bapak-bapak Ibu-ibu jangan khawatir, mereka tidak terinfeksi penyakit corona. Kami pun tidak sembarang berani menjemput dan menyambut mereka kalau memang mereka terinveksi,” ujar Menkes di hadapan massa Sabtu.

Namun seperti dikomando, massa tetap mengepung Pangkalan Militer Raden Sadjad di Natuna dan membuat kerusuhan kedua, Minggu 2 Februari 2020.

Situasi semakin panas ketika dua Boeing 737 TNI AU dan Hercules A 130 mendarat di pangkalan tersebut membawa saudara-saudara kita dari Wuhan untuk menjalani masa karantina selama 14 hari. Pesawat militer itu semula bertolak dari Bandara Hang Nadim Batam.

Mereka adalah warga yang ketakutan karena tidak mendapat informasi jelas soal virus tersebut dari pemerintah setempat.

Petugas karantina sendiri terdiri dari dokter-dokter TNI yang sudah siap dengan peralatan yang canggih.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Retreat Momentum Kepala Daerah Ciptakan Sinergitas dan Singkirkan Ego Politik

Oleh : Dwi Cahya Alfarizi )* Retreat Kepala Daerah yang digelar di Akademi Militer (Akmil) Magelang menjadi langkah strategis dalam...
- Advertisement -

Baca berita yang ini