Gabung Perindo, TGB Langsung Dilantik Jadi Ketua Harian Dampingi Hary Tanoe

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Tokoh Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Zainul Majdi yang selama ini dikenal sebagai Tuan Guru Bajang berlabuh ke Partai Persatuan Indonesia (Perindo) dan langsung dilantik sebagai Ketua Harian Nasional Partai Perindo, Sabtu 6 Agustus 2022.

Hal itu dipastikan Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo melalui akun media sosialnya, Jumat 5 Agustus 2022.

“TGB H. Muhammad Zainul Majdi akan berbagi tugas dengan saya selaku Ketua Umum, bersama-sama dengan para pimpinan lainnya untuk mewujudkan perjuangan Partai Perindo,” ujar Hary.

Perindo bukanlah partai politik pertama bagi TGB sebab sebelumnya sudah beberapa kali pindah partai.

TGB pernah bergabung dengan Partai Bulan Bintang (PBB) yang mengantarkannya sebagai gubernur NTB.

Setelah itu, dia menjadi anggota Partai Demokrat dan memutuskan mengundurkan diri menjelang Pilpres 2019.

Usai dari Demokrat TGB sempat mendeklarasikan bergabung dengan Golkar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini