Fadli Zon Tunggu Giliran Diperiksa untuk Kasus Ratna Sarumpaet

Baca Juga

MINEWS.ID, JAKARTA – Penyidik Polda Metro Jaya tidak menutup kemungkinan mengembangkan kasus hoax Ratna Sarumpaet ke para penyebar informasi tersebut termasuk Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon.

“Ya tentunya yang berkaitan dengan yang menyebarkan berita bohong juga ada. Tapi penyidik nanti yang akan melihat,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono kepada wartawan.

Argo membenarkan pengembangan kasus tersebut mengarahkan ke para penyebar informasi tersebut.

Tetapi keputusan melakukan permintaan keterangan kepada yang bersangkutan tergantung kesiapan dan keputusan penyidik.

Proses penyidikan terakhir pada kasus tersebut adalah meminta keterangan Hanum Rais pada 27 Mei 2019.

Fadli Zon diketahui merupakan pihak yang pertama kali menyebarkan informasi hoax tersebut melalui akun twitter pribadinya.

Saat ini, Ratna sudah dituntut jaksa agar dijatuhi pidana penjara selama enam tahun. Tuntutan itu dibacakan Jaksa Penuntut Umum Daroe Tri Sadono di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan 28 Mei 2019.

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini