Efek Pratama Arhan, Tokyo Verdy Melejit Jadi Klub Jepang dengan Followers Instagram Terbanyak

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kabar bergabungnya Pratama Arhan langsung menimbulkan dampak bagi Tokyo Verdy. Jumlah pengikut Instagram mereka mengalami peningkatan drastis.

Sebelum kabar Arhan bergabung dengan klub J2 itu, jumlah pengikut Tokyo Verdy di Instagram hanya 30 ribuan. Kini, jumlahnya melonjak drastis menjadi lebih dari 291 ribu dalam hitungan tiga hari.

Jumlah pengikut Tokyo Verdy menjadi yang terbanyak di Jepang mengalahkan Vissel Kobe yang berlaga di kasta lebih tinggi, J1. Klub yang dibela Anders Iniesta itu mencatatkan 280 ribu pengikut.

Selain itu, beberapa jersey Tokyo Verdy milik Arhan juga ludes terjual, terutama jersey tandang. Kedatangan bek kiri timnas Indonesia itu membawa dampak signifikan bagi Tokyo Verdy.

Arhan direkrut secara gratis dari PSIS Semarang dan diikat dengan durasi kontrak dua tahun. Rencananya pemain kelahiran 2001 itu akan bertolak ke Jepang pada 25 Februari, tapi ada juga kabar menyebut berangkatnya pada awal Maret.

Arhan menjadi pemain Indonesia kesekian yang merumput di Jepang, setelah Ricky Yacobi, Irfan Bachdim, dan Stefano Lilipaly.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dana Penertiban Kawasan Hutan Dorong Tata Kelola SDA Lebih Transparan

Oleh: Dewi Bunga )*Pemerintah terus memperkuat komitmen dalam menjaga kekayaan alamnasional melalui langkah konkret penertiban kawasan hutan dan penyelamatan aset negara. Upaya tersebut kembali terlihat dalampenyerahan hasil denda administratif dan penyelamatan keuangan negara senilai Rp10,27 triliun yang disaksikan langsung Presiden Prabowo Subianto di Gedung Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta. Penyerahan dana tersebut menjadi bukti bahwa pemerintah tidak hanyafokus pada penegakan hukum, tetapi juga memastikan pengelolaansumber daya alam berjalan secara transparan dan berpihak kepadakepentingan nasional.Dana yang berhasil diselamatkan berasal dari penagihan dendaadministratif sektor kehutanan dan hasil pengawasan pajak yang dilakukan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH). Nilai tersebut mencapai Rp10.270.051.886.464 dengan rincian Rp3,42 triliundari denda administratif bidang kehutanan serta Rp6,84 triliun daripenerimaan pajak hasil tindak lanjut Satgas PKH. Dalam kegiatan itu, tumpukan uang triliunan rupiah turut dipajang sebagai bentuk keterbukaanpemerintah kepada publik terkait hasil penertiban kawasan hutan.Selain penyerahan dana, pemerintah juga melakukan penguasaankembali kawasan hutan seluas 2.373.171,75 hektare. Aset negara tersebut kemudian diserahkan dari Jaksa Agung kepada Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. Pada saat yang sama, lahan perkebunankelapa sawit hasil penertiban tahap ketujuh juga diserahkan kepadaKementerian Keuangan sebelum diteruskan kepada Badan PengelolaInvestasi Daya Anagata Nusantara...
- Advertisement -

Baca berita yang ini