Waduh! Doni Salmanan Hingga Indra Kenz Sakit Barengan, Netizen Mulai Curiga

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Dua sultan tanah air, Indra Kenz dan Doni Salmanan tengah jadi buah bibir netizen. Hal ini lantaran dua pria yang disebut-sebut crazy rich itu diduga melakukan investasi ilegal, Binomo yang membuat mereka kaya mendadak.

Terbaru, heboh kabar Doni dan Indra sama-sama jatuh sakit dan tengah melakukan pengobatan. Hal ini diperparah soal Indra Kenz yang pergi ke Turki dan mangkir dari panggilan polisi.

Momen Indra dan Doni sakit pun terlihat dari postingan IG Story mereka. Unggahan tersebut telah dire-post oleh akun Twitter, @areajulid.

“Bisa barengan, GWS semua,” tulis akun itu, Jumat 18 Februari 2022.

Tak cuma Doni dan Indra, content creator, Noediwakgenk yang juga disebut sebagai ‘sultan’ turut menjalani pengobatan. Ketiganya mengunggah postingan sedang sakit di akun Instagram mereka.

Sontak, momen para sultan ini terbaring lemah di rumah sakit membuat warganet curiga. Pasalnya, pihak kepolisian tengah gencar membongkar kasus investasi ilegal yang menyeret nama para sultan dadakan, termasuk Indra Kenz.

“Azabnya instan ya.”

“Kekayaannya mungkin gak bersih.”

“Udah curiga sih dari awal.”

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Employment from the Village: Koperasi Merah Putih dan Ekonomi Kerakyatan

Oleh : Pratama Dika SaputraGagasan membangun ekonomi nasional dari desa kembali menemukan momentumnya melalui program Koperasi Merah Putih yang digagas pemerintah. Dalam konteks ketimpanganpembangunan yang masih menjadi pekerjaan rumah, pendekatan berbasis desa menjadi strategi yang tidak hanya relevan, tetapi juga mendesak. Desa bukan lagi dipandang sebagai objek pembangunan semata, melainkan sebagai subjek utama yang memiliki potensi besar dalammenciptakan lapangan kerja, memperkuat ketahanan ekonomi, serta mendorong kemandirian nasional. Program Koperasi Merah Putih menjadi representasi nyata dari upaya tersebut, denganorientasi pada penciptaan employment from the village yang berbasis ekonomi kerakyatan.Target ambisius pemerintah untuk membangun lebih dari 25 ribu koperasi dalam waktu singkatmencerminkan keseriusan dalam mengakselerasi pembangunan ekonomi berbasis komunitas. Presiden Prabowo Subianto menilai bahwa koperasi harus menjadi institusi ekonomi yang nyata, bukan sekadar formalitas administratif. Oleh karena itu, koperasi dirancang memiliki fasilitaslengkap seperti gudang, alat pendingin, hingga kendaraan distribusi agar mampu beroperasisecara efektif dan efisien. Langkah ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya berfokuspada kuantitas, tetapi juga kualitas kelembagaan yang mampu menjawab kebutuhan riilmasyarakat desa.Kehadiran koperasi sebagai agregator ekonomi desa memiliki implikasi besar terhadappenciptaan lapangan kerja. Dengan memotong rantai distribusi yang panjang, koperasi dapatmeningkatkan nilai tambah produk lokal sekaligus membuka peluang kerja baru di sektorlogistik, pengolahan, hingga pemasaran. Model ini memungkinkan masyarakat desa untuk tidaklagi bergantung pada pusat-pusat ekonomi di kota, melainkan menciptakan ekosistem ekonomiyang mandiri di wilayahnya sendiri. Dalam jangka panjang, hal ini berpotensi menekanurbanisasi serta mengurangi kesenjangan ekonomi antarwilayah.Lebih jauh, Koperasi Merah Putih juga dirancang sebagai solusi terhadap persoalan klasik yang dihadapi petani dan nelayan, yakni keterbatasan akses pasar dan pembiayaan. Dengan adanyalayanan simpan pinjam, distribusi pupuk, hingga fasilitas penyimpanan seperti cold storage, koperasi dapat menjadi tulang punggung bagi sektor produktif di desa. Hal ini sejalan denganupaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan energi nasional, yang sangatbergantung pada optimalisasi potensi daerah.Namun demikian, skala besar program ini juga menghadirkan tantangan yang tidak kecil. Direktur Eksekutif INDEF Esther Sri Astuti mengingatkan bahwa keberhasilan koperasi sangatditentukan oleh kualitas sumber daya manusia dan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini