Dubes Arab: Belum Ada Alokasi Kuota Haji untuk Seluruh Negara Dunia

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Ribut-ribut soal kuota haji untuk Indonesia, Duta Besar Arab Saudi di Jakarta, Essam Bin Ahmed Abid Althaqafi menegaskan belum ada alokasi kuota haji untuk seluruh dunia pada tahun ini. Dia bahkan akan membicarakannya langsung dengan otoritas berwenang di Indonesia.

Hal itu tertuang pada surat Essam Bin Ahmed Abid Althaqafi kepada ketua DPR RI Puan Maharani yang bertanggal 3 Juni 2021.

“Otoritas yang kompeten di Kerajaan Arab Saudi belum mengeluarkan instruksi soal penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, baik untuk jemaah Indonesia maupun dari negara seluruh dunia,” demikian bunyi surat yang dikutip Jumat 4 Juni 2021.

Essam melalui surat itu bahkan ingin berkomunikasi lebih lanjut dan langsung dengan pihak terkait agar bisa memberikan informasi dari sumber terpercaya.

Sebelumnya, dua pejabat DPR yaitu Wakil Ketua DPR, Dr.Ir Sufmi Dasco Ahmad dan Wakil Ketua Komisi VIII DR.TB Ace Hasan Syadzily mengesankan Indonesia tidak diikutsertakan dalam pembahasan kuota haji tahun ini.

Disebutkan ada 11 negara yang saat ini diperbolehkan masuk Arab Saudi termasuk Amerika Serikat yang kasus Covid19 -nya sudah mendekati 35 juta.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Bonus Hari Raya Ojol, Kesejahteraan Bagi Gig Worker

Oleh: Alexander Royce*) Transformasi ekonomi digital Indonesia dalam satu dekade terakhir telah melahirkan jutaanpekerja sektor informal berbasis aplikasi atau gig worker. Di antara mereka, pengemudi ojek online (ojol) menjadi tulang punggung mobilitas dan distribusi barang, terutama di momen-momen krusial seperti Ramadan dan Idulfitri. Tahun ini, kabar mengenai pencairan Bonus Hari Raya (BHR) bagi para pengemudi ojol menjadi angin segar yang tidak hanya berdampak pada kesejahteraan pekerja, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi nasional. Langkah pemerintah memastikan kembali pemberian Bonus Hari Raya bagi pengemuditransportasi daring menunjukkan keberpihakan yang nyata terhadap pekerja sektor informal digital. Kebijakan ini relevan dengan situasi terkini, di mana daya beli masyarakat menjadi salah satu kunci menjaga stabilitas ekonomi menjelang Lebaran 2026. Dengan lebih dari 850 ribupengemudi yang dipastikan menerima bonus tahun ini, dampaknya tidak bisa dipandang sebelahmata. Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, memastikan bahwa para pengemudi ojol kembalimendapatkan Bonus Hari...
- Advertisement -

Baca berita yang ini