Disinfeksi Kurang Efektif Cegah Penyebaran Covid19

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Penyemprotan disinfektan ternyata kurang efektif mencegah penyebaran Covid19.

Pesan itu diterima Mata Indonesia News dari Ketua Junior Doctor Network (JDN) Indonesia, dr. Andi Khomeini Takdir, Kamis 1 April 2021.

“Kenapa kita dimana-mana disemprot desinfektan? Lha kan udah 1 tahun lalu kubilang kalau penyemprotan itu kurang efektif,” begitu pernyataan dokter yang aktif membantu menekan penyebaran Covid19.

Seperti diketahui, air mengalir dan sabun akan menghancurkan Virus SARS-Cov-2 yang memang terdiri dari protein.

Itu sebabnya, rekomendasi yang sangat disarankan untuk menekan penyebaran Covid19 tersebut adalah rajin menyuci tangan dengan sabun bersama air mengalir.

Menyuci tangan terutama setelah bersentuhan dengan benda-benda publik atau benda yang tidak diketahui asal-usulnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini