Di Peringatan Proklamasi 2021, Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Tinggal 358.357 Pasien

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kasus aktif atau pasien Covid-19 yang dirawat atau diisolasi di seluruh Indonesia per 17 Agustus 2021 atau peringatan proklamasi Indonesia turun lagi ke 358.357 kasus.

Jumlah itu lebih kecil dari angka 16 Agustus 2021 yang mencatat 371.021 kasus aktif dan jauh lebih sedikit dari angka kasus aktif 15 Agustus 2021 yang tercatat 384.307 kasus aktif.

Sementara, berdasarkan data covid19.go.id, angka kasus harian kembali naik ke angka 20 ribuan tepatnya 20.741 kasus baru. Padahal, pada 16 Agustus 2021, angka kasus harian tersebut bisa berada di bawah 20 ribuan atau 17.384 kasus baru.

Sedangkan jumlah kasus sembuh dari Covid-19 pada 17 Agustus justru lebih banyak atau 32.225 kasus dari angka Senin 16 Agustus 2021 dengan angka 29.925 kasus baru.

Ada lima provinsi yang menjadi penyumbang kasus sembuh harian tertinggi yaitu Provinsi Jawa Tengah menambahkan 5.179 orang dan kumulatifnya 396.517 orang.

Setelah itu, diikuti Jawa Timur yang menambahkan 3.971 orang sehingga kumulatifnya 306.547 orang, lalu Jawa Barat menambahkan 3.894 orang membuat kumulatifnya menjadi 587.580 orang.

Sementara, DI Yogyakarta menambahkan 2.816 orang yang membuat kumulatifnya 111.457 orang serta Kalimantan Timur menambahkan 1.573 orang dengan angka kumulatif 123.286 orang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini