Data Cadev Impresif, Rupiah Diramalkan Kembali Positif

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Nilai tukar rupiah atas dolar AS diramalkan akan berbalik ke trend positif atau kembali menguat pada perdagangan Kamis, 9 Januari 2020. Kemarin rupiah ditutup pada posisi Rp 13.893 per dolar AS atau melemah 0,13 persen.

Direktur Garuda Berjangka Ibrahim memprediksi laju rupiah pada hari ini akan bergerak di kisaran Rp 13.865 hingga Rp 13.960 per dolar AS.

Ia mengatakan, penguatan rupiah hari ini masih akan dibayangi oleh sentimen dari dalam negeri yaitu soal data cadangan devisa (Cadev) Indonesia yang menguat sebesar 8,5 miliar dolar AS (Rp 118,3 triliun) secara akumulatif, sepanjang tahun 2019.

Selain itu, sesuai rilis Bank Indonesia (BI) tentang data cadangan devisa Indonesia pada bulan Desember tahun lalu sebesar 129,18 miliar dolar AS. Angka ini meningkat 2,5 miliar dolar AS dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 126,63 miliar dolar AS.

“Dengan Cadev yang bagus dan Intervensi BI, membawa keberkahan tersendiri terhadap mata uang garuda sehingga tetap di zona aman, meski ditutup melemah tipis,” ujarnya kemarin sore.

Sementara dari luar negeri laju mata uang garuda masih akan dipengaruhi oleh sejumlah sentimen di antaranya sebagai berikut.

Pertama, soal konflik antara AS dan Iran yang kian memanas. Pada hari ini, Iran menembakkan serangkaian roket ke dua pangkalan udara AS di Irak sebagai tanggapan pertamanya terhadap pembunuhan Jenderal Qassem Soleimani minggu lalu.

“Setelah serangan itu, Iran berjanji untuk membalas dan mengatakan sedang menilai 13 kemungkinan cara untuk menimbulkan “mimpi buruk bersejarah” di Amerika,” katanya sore ini.

Kedua, rilis data non-manufaktur AS lebih baik dari perkiraan menyarankan ekonomi tetap pada pijakan yang kuat. Data nonmanufaktur ISM untuk Desember menunjukkan pembacaan 55, mengalahkan perkiraan 54,5.

“Sektor jasa adalah komponen penting dari ekonomi AS, mencakup sekitar 80 persen dari produk domestik bruto (PDB) sektor swasta AS,” ujarnya.

Ketiga, soal brexit. Hal ini kembali jadi fokus karena anggota parlemen Inggris melanjutkan pengawasan terhadap kesepakatan Brexit dari Perdana Menteri Boris Johnson.

“Dengan demikian, oposisi terhadap kesepakatan Brexit diperkirakan akan terbatas, ketika partai Konservatif yang berkuasa mengamankan kemenangan besar dalam pemilihan umum bulan lalu,” katanya.

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini