Cihuy! MU Akhirnya Dapatkan Varane dari Real Madrid

Baca Juga

MATA INDONESIA, MANCHESTER – Manchester United mencapai kesepakatan dengan Real Madrid untuk transfer Raphael Varane. Pemain asal Prancis itu tinggal menjalani tes medis.

MU dikabarkan mengeluarkan dana sebesar 41 juta Poundsterling untuk mendatangkan Varane. Setan Merah disebut menawarkan kontrak berdurasi empat tahun dengan opsi perpanjangan satu tahun.

“Dengan bangga Manchester United mengumumkan telah mencapai kesepakatan dengan Real Madrid untuk bek asal Prancis dan juara Piala Dunia, Raphael Varane. Pemain bersangkutan akan menjalani tes medis,” bunyi pernyataan MU, dikutip dari Sky Sports, Rabu 28 Juli 2021.

Varane akan menjadi pemain rekrutan kedua MU musim ini. Sebelumnya mereka sudah mendapatkan Jadon Sancho dari Borussia Dortmund dengan nilai 73 juta Poundsterling.

Sejak bergabung dengan Madrid dari Lens di 2011 Varane mencatatkan lebih dari 350 penampilan dan memenangkan banyak gelar termasuk empat trofi Liga Champions.

Madrid juga mengonfirmasi transfer Varane ke klub yang bermarkas di Old Trafford itu.

“Real Madrid ingin mengucapkan rasa terima kasih pada Raphael Varane dan keluarganya. Kami mendoakan yang terbaik untuk tahap baru dalam kariernya. Klub mengucapkan terima kasih atas profesionalisme dan panutan yang ditunjukkan selama memakai jersey klub,” bunyi pernyataan Madrid.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini