Catat! Gunung Ibu Erupsi Minggu Sore, Lontarkan Abu Vulkanik Lebih dari Setengah Kilometer

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTAGunung Ibu di Maluku Utara dilaporkan mengalami erupsi, Minggu 21 Agustus 2022 sekitar pukul 19.00 Waktu Indonesia Timur (WIT).

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat gunung itu melontarkan abu vulkanik berwarna kelabu yang sangat pekat setinggi 600 meter di atas puncaknya.

“Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 26 mm dan durasi 65 detik,” demikian pernyataan tertulis PVMBG yang dikutip Minggu.

Status gunung tersebut sekarang menjadi level II atau Waspada.

“Kepada seluruh masyarakat dan para wisatawan tidak beraktivitas di dalam radius 2 km dan perluasan sektoral berjarak 3,5 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu,” begitu bunyi imbauan PVMBG.

Masyarakat yang beraktivitas di luar rumah untuk disarankan menggunakan pelindung hidung dan mulut (masker) serta pelindung mata (kacamata), karena abu vulkanik dapat menyebabkan gangguan pernafasan maupun penglihatan.

Gunung Ibu berada di sebelah barat daya Pulau Halmahera. Tercatat sebagai gunung api yang memiliki ketinggian 1.325 m dari permukaan laut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Bonus Hari Raya Ojol, Kesejahteraan Bagi Gig Worker

Oleh: Alexander Royce*) Transformasi ekonomi digital Indonesia dalam satu dekade terakhir telah melahirkan jutaanpekerja sektor informal berbasis aplikasi atau gig worker. Di antara mereka, pengemudi ojek online (ojol) menjadi tulang punggung mobilitas dan distribusi barang, terutama di momen-momen krusial seperti Ramadan dan Idulfitri. Tahun ini, kabar mengenai pencairan Bonus Hari Raya (BHR) bagi para pengemudi ojol menjadi angin segar yang tidak hanya berdampak pada kesejahteraan pekerja, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi nasional. Langkah pemerintah memastikan kembali pemberian Bonus Hari Raya bagi pengemuditransportasi daring menunjukkan keberpihakan yang nyata terhadap pekerja sektor informal digital. Kebijakan ini relevan dengan situasi terkini, di mana daya beli masyarakat menjadi salah satu kunci menjaga stabilitas ekonomi menjelang Lebaran 2026. Dengan lebih dari 850 ribupengemudi yang dipastikan menerima bonus tahun ini, dampaknya tidak bisa dipandang sebelahmata. Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, memastikan bahwa para pengemudi ojol kembalimendapatkan Bonus Hari...
- Advertisement -

Baca berita yang ini