Catat! Fenomena Lima Planet Sejajar Bulan akan Terjadi 24 Juni Nanti

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Fenomena lima planet berada sejajar dengan bulan akan terjadi bulan Juni ini. Kelima planet Merkurius, Venus, Bulan, Mars, Jupiter, dan Saturnus akan terlihat dalam parade menjelang fajar, membentuk garis lengkung.

Formasi sempurna planet sejajar ini akan terlihat dengan mata telanjang pada 23-24 Juni. Posisi planet sejajar seperti ini disebut konjungsi.

Terakhir kali, fenomena langka seperti ini terjadi pada 2004 silam.

Dilansir BBC, dari belahan selatan, Merkurius dan Venus tampak di pagi hari, dengan bintang Aldebaran tampak berada di antara kedua planet tersebut.

Aldebaran, yang dalam bahasa Arab berarti “pengikut”, adalah salah satu dari 15 bintang paling terang yang bisa kita lihat dari Bumi.

Aldebaran memiliki diameter 44 kali diameter Matahari dan memancarkan rona kemerahan.

Konjungsi yang sempurna

Planet Saturnus akan tampak sekitar tengah malam. Selama beberapa jam sebelum Fajar akan terlihat Jupiter kemudian Mars. Disusul saat fajar, Venus akan muncul diikuti Merkurius saat matahari terbit.

Astrologi

Para pakar astrologi meyakini bahwa planet sejajar merupakan fenomena penting sebab mereka meyakini posisi seperti ini akan menyebabkan perubahan energi yang sangat besar, mengubah kehidupan umat manusia dari kondisi perang ke titik damai dan harmoni yang lebih tenang.

Ini berarti kejahatan yang mengganggu umat manusia akhirnya bisa dikalahkan oleh cinta, penerimaan, dan kerja sama.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini