Bupati Kabupaten Jayapura Bersyukur Atas Kelanjutan Program Otsus Papua Jilid II

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAYAPURA – Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, SE, MSi bersyukur atas pengesahan UU Otonomi Khusus (Otsus) yang kedua untuk Papua. Ia pun berharap revisi UU tersebut bisa membawa banyak perubahan positif untuk Papua, termasuk Jayapura ke depan.

“Dari segi pemerintah daerah Kabupaten/Kota, bahwa Kab Jayapura menjadi pusat sekertariat untuk mengorganisasir beberapa wilayah lain. Meskipun sekarang dengan beberapa orang di sini kita bisa mengimbangi perubahan di Tanah Papua, dan dengan itu diharapkan membantu perkembangan dan meredam beberapa isu yang berkembang di Papua,” ujarnya di Jayapura, baru-baru ini.

Menurut Mathius, beberapa revisi dalam undang-undang Otonomi Khusus ini merupakan hasil dari kerja tim Tabi-Saireri secara resmi.

“Pihak DPRD maupun Pemda terus mendatangi DPR RI dan terus menyuarakan bahwa di Papua ini terdiri dari beragam suku, bangsa dan agama sehingga revisi UU Otsus wajib dilakukan,” katanya.

Ketua Forum Kepala Daerah Se-Tanah Tabi ini juga menghimbau kepada masyarakat untuk mendukung pelaksanaan UU Otsus dan mengurangi protes terhadap kebijakan tersebut.

“Kabupaten menjadi motor penggerak untuk pelaksanaan Undang-undang Otsus, dan sekarang kita berkumpul sebagai rasa syukur atas direvisi dan disahkan Undang-undang Otsus,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa regulasi ini tidak hanya berlaku di provinsi, tetapi turut mencakup kabupaten/kota yang ada di Papua.

“Dalam proses ini saya mengajak semua tokoh dan masyarakat wilayah Tabi untuk bersatu dan kompak karena jika kita ribut terus maka program kita tidak akan terlaksana. Sekarang yang kita pikirkan adalah bagaimana implementasi Undang-undang ini bisa sampai ke masyarakat,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

WNA Operator Judi Daring Ditangkap, Pemerintah Tingkatkan Pengawasan Siber

Oleh: Ira Nurdini )*Pemerintah terus memperkuat pengawasan siber nasional menyusulterbongkarnya praktik judi daring internasional yang melibatkan ratusanwarga negara asing di Jakarta Barat. Langkah cepat aparat dalammengungkap jaringan tersebut dinilai menjadi bukti keseriusan negaradalam menjaga ruang digital Indonesia dari ancaman kejahatantransnasional yang semakin kompleks.Pengungkapan kasus ini bermula dari penyelidikan Bareskrim Polriterhadap aktivitas mencurigakan di kawasan Hayam Wuruk Plaza Tower, Jakarta Barat. Dari hasil operasi tersebut, aparat berhasil mengamankan321 warga negara asing yang diduga menjalankan operasional judi daring secara terorganisir.Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Wira Satya Triputra, menjelaskan bahwa penyidik saat ini masih terusmengembangkan kasus guna memburu aktor utama dan pihak perekrutyang berada di balik jaringan internasional tersebut. Polisi juga telahmengantongi data sponsor yang diduga membawa ratusan operator asingke Indonesia.Menurut Wira, proses pemeriksaan masih difokuskan pada pendalamanperan masing-masing pelaku, termasuk kemungkinan adanya pengendaliutama yang mengatur seluruh aktivitas perjudian daring tersebut. Hinggakini, penyidik baru menemukan pihak yang berperan sebagai koordinatordi tiap divisi pekerjaan.Keberadaan jaringan dengan struktur kerja yang rapi memperlihatkanbahwa praktik judi daring internasional kini dijalankan secara profesionaldan memanfaatkan sistem digital yang sulit dideteksi. Karena itu, aparattidak hanya berfokus pada penangkapan operator lapangan, tetapi jugapenelusuran terhadap jaringan yang lebih besar.Dari total 321 warga negara asing yang diamankan, sebanyak 275 orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka berasal dari berbagai negaraseperti Vietnam, China, Laos, Myanmar,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini