Bukan Wayne Rooney, Ini Dia Pemain Gaji Tertinggi di MLS Amerika

Baca Juga

MINEWS, LOS ANGELES – Dulu, nama Wayne Rooney menjadi pemain dengan bayaran tertinggi di Major League Soccer (MLS). Kini posisi itu sudah tergantikan oleh mantan rekan setimnya saat di Manchester United, Zlatan Ibrahimovic.

Menurut Asosiasi Pemain MLS (MLSPA), Ibrahimovic membukukan penghasilan 7,2 juta dolar AS per tahun. Jumlah itu dua kali lipat dari gaji Rooney yang bergabung dengan D.C United pada 2018.

Sementara Ibrahimovic baru bergabung dengan Los Angeles Galaxy musim lalu. Dikutip dari AFP, Jumat 14 Juni 2019, Rooney memperoleh 3,5 juta dolar dari kontraknya dengan D.C. United.

Menurut angka MLSPA, yang merinci gaji dan kompensasi untuk semua pemain MLS di bawah kontrak pada 1 Juni 2019. Asal tahu saja, sejak tiba di Los Angeles, Ibrahimovic telah mencetak 33 gol dalam 39 pertandingan dan menambahkan 13 assist.

Pemain dengan bayaran tertinggi kedua pada 2018 adalah mantan rekan setim Ibrahimovic di Galaxy, Giovani Dos Santos. Striker Meksiko itu menghasilkan 6,5 juta dolar. Dua pemain nasional AS yang bermain di Toronto, Michael Bradley dan Jozy Altidore berada di urutan berikutnya, masing-masing menghasilkan 6,43 juta dan 6,33 juta dolar.

Striker Los Angeles FC Carlos Vela, yang memimpin daftar pencetak gol musim ini, adalah pemain dengan bayaran tertinggi kelima dengan 6,3 juta dolar, menempatkannya di atas mantan pemain nasional Jerman Bastian Schweinsteiger (5,6 juta dolar) yang bermain untuk Chicago Fire.

Menurut MLSPA, 54 dari 691 pemain di MLS menghasilkan setidaknya 1 juta dolar per tahun, sementara pemain yang tidak ditunjuk mendapatkan rata-rata 345.867 dolar, meningkat 13,3 persen pada 2018.

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini