Bismillah, 21 Juni Deddy Corbuzier Bakal Ucap Syahadat Live di Hitam Putih

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA-Delapan bulan mempelajari Islam, magician Deddy Corbuzier mantap menjadi Mualaf. Rencananya 21 Juni 2019 mendatang, dirinya akan mengucapkan syahadat secara live di acara Hitam Putih yang ia bawakan.   

“Di ‘Hitam Putih’, Insyaallah,” ujar Gus Miftah, Selasa 18 Juni 2019.

Nantinya, Deddy akan dituntun oleh Gus Miftah untuk membacakan dua kalimat syahadat. “Dia bilang, Gus, longgarnya kapan. Saya kan sibuk banget. Saya bilang bulan ini yang kosong hanya tanggal 21. Itu pun saya menyempatkan karena tanggal 22 itu harus berangkat ke Taiwan. Ya udah berarti tanggal 21 aja deh gue disyahadatin. Toh harinya hari baik, hari Jumat kan,” katanya.

Sebelumnya, Deddy blak-blakan menyebut dirinya tengah mempelajari Islam lebih dalam. Namun, ia menegaskan bahwa keputusannya itu tak dipengaruhi oleh keinginannya menikahi sang kekasih.

Gus Miftah juga mengungkap alasan Deddy bakal mengucap syahadat secara live di televisi.

“Perlu dicatat, jangan bilang karena live di televisi itu karena riya. Nggak. Ini kan syiar, supaya lebih banyak orang tahu, ini loh Deddy Corbuzier. Tapi syiar-nya ini yang kita butuhkan,” katanya.

Berita Terbaru

WNA Operator Judi Daring Ditangkap, Pemerintah Tingkatkan Pengawasan Siber

Oleh: Ira Nurdini )*Pemerintah terus memperkuat pengawasan siber nasional menyusulterbongkarnya praktik judi daring internasional yang melibatkan ratusanwarga negara asing di Jakarta Barat. Langkah cepat aparat dalammengungkap jaringan tersebut dinilai menjadi bukti keseriusan negaradalam menjaga ruang digital Indonesia dari ancaman kejahatantransnasional yang semakin kompleks.Pengungkapan kasus ini bermula dari penyelidikan Bareskrim Polriterhadap aktivitas mencurigakan di kawasan Hayam Wuruk Plaza Tower, Jakarta Barat. Dari hasil operasi tersebut, aparat berhasil mengamankan321 warga negara asing yang diduga menjalankan operasional judi daring secara terorganisir.Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Wira Satya Triputra, menjelaskan bahwa penyidik saat ini masih terusmengembangkan kasus guna memburu aktor utama dan pihak perekrutyang berada di balik jaringan internasional tersebut. Polisi juga telahmengantongi data sponsor yang diduga membawa ratusan operator asingke Indonesia.Menurut Wira, proses pemeriksaan masih difokuskan pada pendalamanperan masing-masing pelaku, termasuk kemungkinan adanya pengendaliutama yang mengatur seluruh aktivitas perjudian daring tersebut. Hinggakini, penyidik baru menemukan pihak yang berperan sebagai koordinatordi tiap divisi pekerjaan.Keberadaan jaringan dengan struktur kerja yang rapi memperlihatkanbahwa praktik judi daring internasional kini dijalankan secara profesionaldan memanfaatkan sistem digital yang sulit dideteksi. Karena itu, aparattidak hanya berfokus pada penangkapan operator lapangan, tetapi jugapenelusuran terhadap jaringan yang lebih besar.Dari total 321 warga negara asing yang diamankan, sebanyak 275 orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka berasal dari berbagai negaraseperti Vietnam, China, Laos, Myanmar,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini