BIN Lakukan Vaksinasi Door to Door untuk 200 Orang di Kelurahan Kenali Asam Bawah

Baca Juga

MATA INDONESIA, KENALI ASAM BAWAH – Badan Intelijen Negara (BIN) daerah Provinsi Jambi atau Binda Jambi kembali menggelar vaksinasi door to door untuk masyarakat Kelurahan Kenali Asam Bawah, Kota Baru, Kota Jambi. Selain itu, Binda Jambi melakukan vaksinasi massal untuk santri dan pelajar di Ponpes Pondok Karya Pembangunan (PKP) Al Hidayah.

“Adapun target peserta adalah 200 orang dan melibatkan 12 orang Nakes dari Dinkes Polda Jambi dengan jenis vaksin Sinovac dari Poli Medical Intelijen,” ujar Kabinda Jambi Brigjen Pol. Irawan David Syah, Selasa 19 Oktober 2021.

Kegiatan vaksinasi ini mendapat apresiasi dari Ketua RT 29 Kenali Asam Bawah, Amirudin.

“Kami sangat senang pihak BIN mau turun langsung untuk melaksanakan door to door ke rumah untuk melaksanakan program vaksinasi. Ini sangat membantu masyarakat sekitar,” katanya.

Ia menyebutkan, vaksinasi ini sendiri diberikan kepada warga yang belum pernah melakukan vaksinasi ataupun yang akan melaksanakan vaksinasi kedua. Sejauh ini sudah banyak masyarakat yang datang dan mendaftar untuk vaksinasi.

“Harapannya setelah ini mungkin bisa diadakan kembali kegiatan serupa. Karena ini betul-betul sangat membantu,” ujarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini