BIN Gencarkan Vaksinasi ke Pedalaman Kotabaru

Baca Juga

MATA INDONESIA, KOTABARU – Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Kalimantan Selatan atau Binda Kalsel terus menggeber kegiatan vaksinasi kepada masyarakat. Kegiatan kali ini menyasar masyarakat di wilayah pedalaman Kotabaru.

Kepala BIN Daerah Kalsel, Brigjen Pol Heri Armanto melalui Posda BIN Kotabaru Dede Suharto mengatakan vaksinasi menyasar desa di pedalaman, bekerjasama dengan Dinas Kesehatan, Lanal, Kodim 1004/Kotabaru.

Adapun daerah disasar antara lain perbatasan provinsi Kalsel dan Kaltim yakni Kecamatan Sampanahan, Pamukan Selatan dan Kelumpang Barat.

“Lokasi ini menjadi pilihan karena jauh dari perkotaan. Dengan harapan dapat meningkatkan capaian vaksinasi daerah sesuai target pemerintah,” katanya, Minggu 5 Desember 2021.

Dede menambahkan, kegiatan vaksinasi untuk masyarakat umum mulai kelompok lansia, selain rentan, pencapaian vaksinasinya masih 24,49 persen untuk dosis 1 dan 13,38 persen untuk dosis 2.

Sementara, capaian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Kotabaru baru 42,78 persen untuk dosis 1 dan 21,92 persen untuk dosis 2. Untuk lansia persentasenya lebih rendah baru di kisaran 24,49 persen.

Oleh karena itu, kegiatan vaksinasi terus digeber stakeholder dan perlu dukungan seluruh elemen masyarakat agar berjalan sesuai harapan.

“Kami harapkan peran serta seluruh elemen pemerintah daerah dan masyarakat. Ketua RT dan Ketua RW dalam mendata warganya yang belum divaksin, sehingga memudahkan mencari sasaran.” ujarnya.

Sekadar diketahui, bulan Desember 2021 BIN Daerah Kalsel kembali melaksanakan vaksinasi di 13 kabupaten/kota dengan total sasaran 37.600, terdiri dari 24.000 dosis 1 dan 13.600 dosis 2.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Permen Komdigi 9/2026 Terbit, Pemerintah Perkuat Perlindungan Anak di Dunia Digital

MataIndonesia, Jakarta – Pemerintah menegaskan komitmennya dalam memastikan ruang digital yang aman dan ramah bagi anak melalui penerbitan Peraturan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini