BIN Berhasil Beri Vaksinasi untuk 220 Orang di Pegunungan Bintang

Baca Juga

MATA INDONESIA, PEGUNUNGAN BINTANG – Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Papua atau Binda Papua melanjutkan gelaran vaksinasi di Kabupaten Pegunungan Bintang. Kegiatan yang memasuki hari kedua ini berhasil menjaring 220 orang.

Hendro selaku ketua tim vaksinasi Binda Papua mengungkapkan bahwa kegiatan vaksinasi hari ini menggunakan vaksin jenis sinovac.

Ia juga mengapresiasi antuasiame masyarakat setempat dalam mengikuti vaksinasi hari ini.

“Masyarakat sangat antusias mengikuti vaksinasi, dimana hari ini yang menerima vaksin tahap I ada 85 orang dan tahap II sebanyak 135 orang,” ujarnya, Sabtu 27 November 2021.

Hendro menjelaskan bahwa kegiatan vaksinasi akan terus dilakukan agar bisa meningkatkan kekebalan komunal dan virus covid-19 ini tidak lagi menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat.

Ia pun mengimbau agar masyarakat dan pelajar tetap mematuhi protokol kesehatan selama masa pandemi walaupun sudah divaksin. Tujuannya untuk menjaga diri dan keluarga dari paparan corona.

Giat vaksinasi dari Binda Papua ini pun mendapat apresiasi dari Herman Edwar, salah satu peserta vaksinasi.

“Kegiatan vaksinasi ini sangat membantu kami terutama sebagai sistem kekebalan tubuh melawan virus covid-19,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Desa Menjawab Tantangan Pemerataan Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat

Oleh: Nayla Khairunnisa )*Pemerataan pembangunan menjadi salah satu prioritas utama pemerintahdalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan. Di tengahmasih adanya kesenjangan antara wilayah perkotaan dan pedesaan, pemerintah terus menghadirkan berbagai program yang mampumemperkuat aktivitas ekonomi masyarakat dari tingkat desa. Salah satu langkah strategis yang kini menjadi perhatian nasional adalahpengembangan Koperasi Desa Merah Putih sebagai instrumen penggerakekonomi kerakyatan.Koperasi Desa Merah Putih hadir dengan tujuan yang lebih luasdibandingkan fungsi koperasi konvensional. Program ini dirancang untukmenjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat yang mampumenghubungkan potensi desa dengan berbagai peluang usaha, pembiayaan, distribusi, dan pengembangan sumber daya lokal. Pemerintah memandang penguatan ekonomi desa sebagai fondasipenting bagi pertumbuhan nasional yang berkelanjutan. Ketika masyarakat desa memiliki akses yang lebih baik terhadap kegiatanekonomi produktif, maka kesejahteraan akan meningkat dan ketimpanganpembangunan dapat dikurangi secara bertahap. Karena itu, pembangunan koperasi ditempatkan sebagai bagian dari strategi besarmemperkuat perekonomian nasional dari tingkat akar rumput.Komitmen pemerintah dalam menjalankan program ini terlihat dari upayapembenahan tata kelola yang terus dilakukan. Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming, menegaskan bahwa pemerintah sedang memperbaiki tata kelola berbagai program prioritas, termasuk Koperasi Desa Merah Putih. Menurutnya, perbaikan tersebut dilakukan agar pelaksanaan program semakin tepat sasaran, efektif, efisien, dan mampu memberikan manfaatyang optimal bagi masyarakat.Gibran juga menilai bahwa tata kelola yang baik menjadi faktor pentingdalam menjaga kepercayaan publik terhadap program pemerintah. Selain memperkuat akuntabilitas, langkah tersebut diyakini dapat meningkatkankepercayaan pasar terhadap kondisi perekonomian nasional. Denganpengelolaan yang semakin baik, program pembangunan desa diharapkanmampu memberikan dampak ekonomi yang lebih besar.Kehadiran Koperasi...
- Advertisement -

Baca berita yang ini