Deretan Saham Paling Untung di 16 Juni 2020

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 3,53 persen ke level 4.986,46. Kenaikannya ditopang oleh indeks sektor keuangan yang naik 4,96 persen dan sektor aneka industri naik 4,11 persen.

“IHSG optimis mengikuti bursa global dengan optimisasi investor terhadap kebijakan bank sentral AS,” ujar Kepala Riset Reliance Sekuritas Lanjar Nafi pada Selasa sore.

Lanjar juga mengatakan, penguatan indeks ditopang oleh penguatan mata uang garuda sebesar 0,18 persen ke level 14.090 per dolar AS.

“Investor mulai mengesampingkan katalis dari penyebaran virus dan lebih fokus pada katalis potensi pertumbuhan ekonomi pasca krisis kesehatan,” katanya.

Sementara dari luar negeri, laju IHSG dibayangi oleh rencana Donald Trump untuk menggelontorkan dana senilai 1 triliun dolar AS untuk pembangunan infrastruktur di AS.

“Harga minyak juga stabil di sekitar 37 dolar AS per barel di perdagangan New York, di tengah tanda-tanda meningkatnya permintaan dan penurunan produksi,” ujarnya.

Mengutip data RTI Bussines, sepanjang hari ini ada sejumlah saham yang menjadi top gainers alias pendulang untung terbesar di hari ini di antaranya sebagai berikut;

1. PT Kresna Graha Investama Tbk (KREN) naik 16,03 persen ke level Rp 181 per saham.

2. PT Putra Rajawali Kencana Tbk (PURA) naik 14,29 persen ke level Rp 96 per saham.

3. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) naik 12, 56 persen ke level Rp 1.120 per saham.

4. PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) naik 10,40 persen ke level Rp 138 per saham.

5. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) naik 9,76 persen ke level Rp 4.610 per dolar AS.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini