BEM SI Batalkan Unjuk Rasa di Istana Presiden

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia (SI) memutuskan mengalihkan lokasi unjuk rasa dari sekitar Istana Merdeka ke Kompleks Gedung DPR/MPR.

Namun, tujuan unjuk rasa bukan lagi mengingatkan soal perpanjangan masa jabatan presiden atau penundaan Pemilu 2024.

Hal itu dikonfirmasi Koordinator Media BEM SI, Luthfi Yusfrizal. Pemindahan lokasi dilakukan karena ingin memastikan DPR melaksanakan konstitusi dengan baik.

“Lokasinya di DPR sekitar pukul 10.00 WIB,” ujar Luthfi, Minggu 10 April 2022.

Sementara itu, Koordinator Pusat Aliansi BEM SI, Kaharuddin dalam keterangan tertulis mengatakan bahwa pemilihan Gedung DPR RI untuk menyampaikan aspirasi dan memberikan peringatan kepada wakil rakyat.

Di gedung itu mereka mengingatkan anggota DPR soal berbagai masalah yang ada sekarang.

Menurut dia, isu penundaan pemilu itu bukan lagi menjadi hal yang asing terdengar di telinga masyarakat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini