Beli Saham 9,2 Persen, Elon Musk Jadi Dewan Direksi Twitter

Baca Juga

MATA INDONESIA, NEW YORK, – Salah satu orang terkaya di dunia, Elon Musk akhirnya bergabung dengan Dewan Direksi Twitter setelah mengambil 9,2% saham perusahaan media sosial ini.

Masuknya Elon Musk ini membuat harga saham Twitter naik 2%, pada Selasa 5 April 2022.

Chief Executive Officer (CEO) Tesla Incorporation, perusahaan mobil listrik terkemuka asal Amerika Serikat, dan bos SpaceX ini masuk jajaran dewan Twitter, setelah media sosial ini mengumumkannya langsung melalui cuitannya.

”Menunggu kerja sama dengan direksi Twitter untuk membuat peningkatan signifikan bagi Twitter dalam beberapa bulan mendatang,” demikian cuitan Elon Musk pada Selasa, sebagai balasan atas sambutan Parag Agrawal, CEO Twitter yang baru, untuk kehadirannya di jajaran dewan.

Beberapa jam sebelumnya, Elon Musk telah melakukan jajak pendapat atas 80 juta follower akun Twitternya soal fitur edit. Yaitu memungkinkan pengguna untuk mengedit cuitan setelah posting.

Elon Musk mendapatkan posisi sebagai bagian dari dewan Twitter setelah sehari sebelumnya membeli 9,2 persen perusahaan, yang menjadikannya pemegang saham terbesar Twitter. Ia mengakuisisi saham Twitter pada 14 Maret 2022, dan menghabiskan waktu tiga minggu untuk diskusi seputar masa depan Twitter. Mulai algoritma, kebijakan, sampai perlunya platform baru, tanpa mengungkapkan bahwa ia telah menjadi bagian dari Twitter. Sebagai pemilik saham dan anggota dewan.

Jack Dorsey, salah satu pendiri Twitter serta CEO Twitter menyambut kehadiran Elon Musk, serta mengharapkan bapak lima anak ini mengambil peran kepemimpinan.

Jack Dorsey kini menjabat sebagai salah satu dewan Twitter, dengan kepemilikan 2,3 persen saham. Masa jabatan Elon Musk di dewan Twitter akan berlangsung hingga 2024.

”Melalui percakapan dengan Elon dalam beberapa minggu terakhir, menjadi jelas bagi kami bahwa dia akan membawa nilai besar bagi dewan,” kata CEO Twitter, Parag Agrawal melalui akun Twitternya.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini