Baru Dipindah ke Ruang Perawatan, Walikota Risma Langsung Rapat dengan Dinas Perhubungan

Baca Juga

MINEWS.ID, SURABAYA – Meski baru dipindahkan dari ICU, Walikota Surabaya, Tri Rismaharini langsung memanggil pejabat Dinas Perhubungan membahas penutupan Jalan Yos Sudarso akibat pembangunan Alun-alun Balai Pemuda.

“Kami bersama pimpinan dan staf OPD juga kaget. Ibu (Risma) baru saja keluar ICU, tetapi langsung memikirkan pekerjaan, sekalipun berupa perintah-perintah ringan, tetapi itu makan pikiran,” ujar Kabag Humas Pemkot Surabaya M Fikser, di Surabaya.

Padahal tim dokter berpesan agar Risma banyak beristirahat untuk memulihkan kesehatannya.

Fikser mengaku heran dengan ketahanan tubuh Risma yang baru dipindahkan dari ruang ICU ke ruang perawatan biasa, Minggu 30 Juni 2019.

Risma sekarang dirawat di Graha Amerta RSUD dr Soetomo Surabaya karena kondisi tubuhnya relatif membaik.

Kondisi tersebut terlihat sejak Sabtu 29 Juni 2019. Dengan begitu dokter melepas alat bantu kesehatan yang selama dipasang di tubuhnya.

Risma dilarikan ke RS Soewandhie, Surabaya, Selasa 25 Juni 2019 karena mendadak lemas dan tidak bisa berbicara.

Sehari dalam perawatan, dokter merujuknya ke RSUD Dr Soetomo dan oleh tim dokter orang nomor satu di Kota Surabaya itu dirawat intensif di ICU.

Hasil diagnosis tim dokter, Risma mengalami sesak napas akibat penyakit asma dan maagnya kambuh. Untuk memulihkan kondisinya, tim dokter memberinya bius total dan beristirahat penuh.

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini