Bantu UMKM Promosi Produknya, Pemkot Pasuruan Gelar Pameran Jelang Ramadan

Baca Juga

MATA INDONESIA, PASURUAN-Pemerintah Kota Pasuruan menggelar pameran produk UMKM yang dibuka langsung oleh Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

Kegiatan ini dilaksanakan untuk membantu UMKM memperluas promosi produk ke masyarakat luas dan meningkatkan gairah baru dalam perekonomian masyarakat di tengah pandemi covid-19.

Diketahui, Presiden Jokowi telah mengambil kebijakan belanja anggaran pemerintah daerah diperuntukkan belanja produk UMKM.

Gus Ipul menyampaikan Anggaran untuk peningkatan UMKM di Provinsi Jawa Timur sekitar Rp26 triliun lebih yang akan dibagi kabupaten dan kota, termasuk Kota Pasuruan meskipun anggaran yang didapat tidak sebesar kota lain hal ini dikarenakan jumlah penduduk Kota Pasuruan yang cukup kecil.

“Produk UMKM Kota Pasuruan harus diberikan pendampingan, penguatan, dan peningkatan kualitas produk agar UMKM bisa bangkit dan memperkuat perekonomian Indonesia,” kata Gus Ipul.

“Kalau kita manfaatkan ini dengan baik, cerdas memilih dan memilah ini akan mendukung sektor UMKM, saya mengajak bergandeng tangan dengan teman-teman pengrajin, industri kuliner dan juga bidang yang lain untuk meningkatkan semangatnya,” harapnya.

Dirinya berkomitmen ke depan akan lebih banyak event pameran UMKM untuk mengajak masyarakat untuk membeli produk UMKM Kota Pasuruan dengan icon-icon seperti industri mebel, industri logam, industri kuliner dan industri kerajinan yang layak untuk ditampilkan.

“Pemkot Pasuruan melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) sudah membuat marketplace yang sebelumnya madinah mart yang menjadi bagian alternative layanan kepada masyarakat untuk memperoleh produk yang lebih murah, berkualitas dan mudah diakses,” ujarnya.

Dirinya berterima kasih kepada Forkopimda, Dandim, Kapolres, Ketua DPRD, Ketua Pengadilan, Kajari, Dansubdenpom dan Marinir atas dukungan terselenggaranya Pasuruan Jazz Harmoni dan pameran UMKM di tengah Pandemi Covid 19.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini