Bansos BPNT Indramayu Cair Kembali

Baca Juga

Indramayu- Indramayu kembali menerima bantuan sosial BPNT sembako Rp200.000 cair lagi Februari 2023. Bantuan Pangan Non Tunai atau BPNT sembako disalurkan mulai bulan Januari ini kepada masyarakat yang berstatus keluarga penerima manfaat atau KPM. Jum’at (10/3/2023).

BPNT sembako disalurkan dengan nominal Rp200.000 untuk setiap KPM yang telah terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos.

Melalui Kementerian Sosial (Kemensos) RI terpantau disalurkan di Balai Desa Malang Semirang, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu. Kepala Desa Malang Semirang Rusmono Syafi’i menjelaskan, sebanyak 400 KPM di desa menerima BPNT periode bulan Januari – Februari 2023.

“Karena bansos BPNT yang akan disalurkan selama dua bulan yakni periode Januari – Februari 2023, maka setiap KPM akan menerima dana tunai sebesar Rp400.000 dan tidak ada potongan apapun,” pungkas Rusmono.

Penyaluran BPNT akan berlangsung selama dua hingga tiga hari. Rusmono menjelaskan bawasannya masyarakat yang mendapatkan bansos, agar dananya digunakan dengan sebaik-baiknya.

“Sebagaimana arahan dari pemerintah kecamatan dan kabupaten, uang yang telah didapatkan itu harus dibelanjakan sembako, jangan dipergunakan untuk keperluan lain,” ucap Rusmono.

Disalah satu kesempatan lain Wardani penerima bantuan merasa senang karena BPNT periode Januari – Februari 2023 akhirnya cair.

“Luar biasa senang alhamdulillah. Saya dapat bantuan BPNT selama dua bulan sebesar Rp400.000, sangat terbantu uang ini yang nantinya untuk beli beras dan sembako lainnya” jelas Wardani.

Penyaluran BPNT periode tahun 2023 akan melalui Bank Himbara, dan juga sebagian disalurkan melalui PT Pos bagi daerah-daerah yang minim memiliki sarana ATM. Penyaluran BPNT kepada penerima manfaat ini berlandaskan Peraturan Presiden (Perpres) Nomer 63 Tahun 2017, serta Rekomendasi dari Komisi VIII DPR RI saat rapat kerja bersama Menteri Sosial pada tanggal 8 Februari 2023.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Optimalkan Sekolah Rakyat untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Oleh: Yoga Pradana SantosoPemerintah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasionalmelalui percepatan dan optimalisasi program Sekolah Rakyat yang kini menunjukkan progressignifikan di berbagai daerah, sekaligus menjadi bukti bahwa pemerataan akses pendidikan tidaklagi sebatas wacana, melainkan telah dijalankan secara konkret dan terukur sebagai bagian dariagenda pembangunan sumber daya manusia. Dalam satu tahun terakhir, pemerintah jugamencatat berbagai keberhasilan penting, mulai dari percepatan pembangunan infrastrukturpendidikan, peningkatan akses belajar di wilayah tertinggal, hingga penguatan kolaborasi lintaskementerian yang berdampak langsung pada masyarakat, sehingga kehadiran Sekolah Rakyat menjadi simbol nyata investasi jangka panjang negara dalam menciptakan generasi yang lebihberkualitas dan berdaya saing.Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengungkapkan bahwa pembangunan SekolahRakyat tahap kedua terus berjalan dengan progres yang menggembirakan meskipun dihadapkanpada sejumlah tantangan di lapangan, terutama terkait kesiapan lahan dan akses menuju lokasipembangunan, sementara peran Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PekerjaanUmum Bisma Staniarto dinilai sangat krusial dalam menjaga ritme pembangunan agar tetapsesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menilai koordinasi teknis yang dilakukan secara konsisten menjadi faktor kunci dalam memastikan setiap hambatan dapatdiatasi secara terukur sehingga proyek tidak berjalan parsial, melainkan terintegrasi dari pusathingga daerah.Lebih lanjut, pembangunan Sekolah Rakyat tahap kedua tidak hanya berfokus pada penyelesaianfisik bangunan, tetapi juga memastikan kesiapan operasional agar sekolah dapat langsungdigunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan olehmasyarakat. Berdasarkan data terbaru, dari total 104 lokasi pembangunan, sebanyak 101 lokasitelah memasuki tahap konstruksi dan seluruhnya ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026, sebuahcapaian yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan sektor pendidikan sebagaiprioritas utama pembangunan nasional.Dalam upaya memastikan target tersebut tercapai, Muhammad Qodari menegaskan bahwaKantor Staf Presiden bersama Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum terusmelakukan langkah konkret melalui rapat koordinasi intensif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN karya dan penyedia jasa konstruksi, sehingga setiap persoalan yang muncul, baik terkait teknis, logistik, maupun kesiapan lahan, dapat dipetakan secara komprehensif danditangani dengan solusi yang jelas dan terukur.Koordinasi tersebut kemudian diperluas dengan melibatkan Kementerian Sosial, KementerianDalam Negeri, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan, serta Zeni TNI Angkatan Darat, yang dinilai mampu mempercepat penyelesaian berbagai hambatan strategis di lapangan, termasukpembangunan akses jalan dan penuntasan persoalan lahan di sejumlah wilayah, di mana sinergilintas sektor ini menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program secara menyeluruh danmemastikan tidak ada kendala yang berlarut-larut.Hasil dari upaya percepatan tersebut mulai terlihat di sejumlah wilayah dengan progrespembangunan yang cukup signifikan, seperti di Kalimantan Selatan yang mencapai 30,85 persen, Sulawesi Selatan sebesar 30,22 persen, serta Jawa Barat sebesar 28,07 persen, meskipunpemerintah tetap memberikan perhatian khusus pada beberapa lokasi dengan progres yang masihrendah melalui intervensi yang lebih intensif agar target penyelesaian secara keseluruhan tidakterganggu.Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk memperluas aksespendidikan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak bencana maupun daerahdengan keterbatasan infrastruktur pendidikan, sehingga anak-anak dari keluarga prasejahteratetap dapat memperoleh pendidikan formal yang layak. Program ini dirancang sebagai investasijangka panjang dengan target penyelesaian yang terukur agar dapat segera dimanfaatkan, sekaligus menjadi bagian dari upaya negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh wargatanpa terkecuali.Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah juga mempercepat penambahanprogram Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai beroperasi pada April 2026, di...
- Advertisement -

Baca berita yang ini