Banjir Dukungan, Demokrat Ikut Bela Bintang Emon: Pintu Kami Terbuka Untukmu

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Dukungan bagi komika Bintang Emon terus mengalir dari sejumlah tokoh. Salah satunya datang dari Wakil Sekjen Partai Demokrat Jansen Sitindaon.

Lewan akun Twitter pribadinya, @jansen_jsp, ia menyuarakan dukungan bagi Bintang. Jansen pun mengatakan bahwa pintu Partai Demokrat akan selalu terbuka untuk Bintang.

“Kalau Terjadi Apa-apa, Kantor Demokrat Terbuka untuk Bintang Emon,” tulisnya, dikutip Selasa, 16 Juni 2020.

Jansen juga menduga bahwa serangan siber yang dialami Bintang dilakukan oleh para buzzer. “Hal ini disinyalir terkait dengan serangan buzzer terhadap Bintang Emon di media sosial,” tulis anak buah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tersebut.

Dalam cuitannya, Jansen pun meminta agar Bintang Emon tak patah semangat. “Untuk @bintangemon maju dan semangat terus, dinda. Jika ada apa-apa kabari saja ya. Wisma Proklamasi 41 terbuka untukmu,” kata Jansen.

Di akhir cuitannya, Jansen juga menegaskan bahwa tak ada yang keliru dari video kritikan yang dibuat Bintang. “Suara kita semua sama. Buat Bapak dan Ibu bintang, kami semua bersamanya bu. Tenanglah bu,” ujarnya.

Untuk diketahui, usai mengunggah video kritikan soal kasus Novel Baswedan, Bintang Emon sempat mendapat serangan siber berupa fitnahan. Ia dituding menggunakan narkotika jenis sabu.

Namun belakangan, tudingan tersebut terbukti tidak benar. Bintang Emon mematahkan fitnahan tersebut lewat unggahan hasil tes lab narkotika dirinya yang ternyata negatif.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dana Penertiban Kawasan Hutan Dorong Tata Kelola SDA Lebih Transparan

Oleh: Dewi Bunga )*Pemerintah terus memperkuat komitmen dalam menjaga kekayaan alamnasional melalui langkah konkret penertiban kawasan hutan dan penyelamatan aset negara. Upaya tersebut kembali terlihat dalampenyerahan hasil denda administratif dan penyelamatan keuangan negara senilai Rp10,27 triliun yang disaksikan langsung Presiden Prabowo Subianto di Gedung Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta. Penyerahan dana tersebut menjadi bukti bahwa pemerintah tidak hanyafokus pada penegakan hukum, tetapi juga memastikan pengelolaansumber daya alam berjalan secara transparan dan berpihak kepadakepentingan nasional.Dana yang berhasil diselamatkan berasal dari penagihan dendaadministratif sektor kehutanan dan hasil pengawasan pajak yang dilakukan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH). Nilai tersebut mencapai Rp10.270.051.886.464 dengan rincian Rp3,42 triliundari denda administratif bidang kehutanan serta Rp6,84 triliun daripenerimaan pajak hasil tindak lanjut Satgas PKH. Dalam kegiatan itu, tumpukan uang triliunan rupiah turut dipajang sebagai bentuk keterbukaanpemerintah kepada publik terkait hasil penertiban kawasan hutan.Selain penyerahan dana, pemerintah juga melakukan penguasaankembali kawasan hutan seluas 2.373.171,75 hektare. Aset negara tersebut kemudian diserahkan dari Jaksa Agung kepada Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. Pada saat yang sama, lahan perkebunankelapa sawit hasil penertiban tahap ketujuh juga diserahkan kepadaKementerian Keuangan sebelum diteruskan kepada Badan PengelolaInvestasi Daya Anagata Nusantara...
- Advertisement -

Baca berita yang ini