Awas, Sejumlah Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Angin Sore Ini

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Akhir bulan identik dengan gajian. Nah, buat kalian di Jakarta yang mau jalan-jalan ke mal atau pusat perbelanjaan, sebaiknya bersiap-siap membawa payung atau jaket.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sejumlah wilayah DKI Jakarta berpotensi hujan deras dengan petir dan angin kencang pada Minggu, 28 Agustus 2022. Kondisi ini akan terjadi pada sore hingga menjelang malam hari.

Pada pagi hari cuaca di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara akan cerah berawan. Sementara Kepulauan Seribu berawan.

Pada siang hari, hujan dengan intensitas ringan akan mengguyur wilayah Jakarta Barat, sedangkan Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu Berawan. Adapun wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur diperkirakan hujan dengan intensitas sedang pada siang hari.

BMKG mengingatkan potensi hujan yang dapat disertai petir dan angin kencang melanda wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada sore hingga menjelang malam hari. Memasuki malam hari, seluruh wilayah DKI Jakarta diramalkan hujan ringan.

Suhu udara di Jakarta secara umum berada pada temperatur antara 22 hingga 33 derajat Celsius. Kelembaban udara diperkirakan antara 70 hingga 100 persen.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dana Penertiban Kawasan Hutan Dorong Tata Kelola SDA Lebih Transparan

Oleh: Dewi Bunga )*Pemerintah terus memperkuat komitmen dalam menjaga kekayaan alamnasional melalui langkah konkret penertiban kawasan hutan dan penyelamatan aset negara. Upaya tersebut kembali terlihat dalampenyerahan hasil denda administratif dan penyelamatan keuangan negara senilai Rp10,27 triliun yang disaksikan langsung Presiden Prabowo Subianto di Gedung Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta. Penyerahan dana tersebut menjadi bukti bahwa pemerintah tidak hanyafokus pada penegakan hukum, tetapi juga memastikan pengelolaansumber daya alam berjalan secara transparan dan berpihak kepadakepentingan nasional.Dana yang berhasil diselamatkan berasal dari penagihan dendaadministratif sektor kehutanan dan hasil pengawasan pajak yang dilakukan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH). Nilai tersebut mencapai Rp10.270.051.886.464 dengan rincian Rp3,42 triliundari denda administratif bidang kehutanan serta Rp6,84 triliun daripenerimaan pajak hasil tindak lanjut Satgas PKH. Dalam kegiatan itu, tumpukan uang triliunan rupiah turut dipajang sebagai bentuk keterbukaanpemerintah kepada publik terkait hasil penertiban kawasan hutan.Selain penyerahan dana, pemerintah juga melakukan penguasaankembali kawasan hutan seluas 2.373.171,75 hektare. Aset negara tersebut kemudian diserahkan dari Jaksa Agung kepada Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. Pada saat yang sama, lahan perkebunankelapa sawit hasil penertiban tahap ketujuh juga diserahkan kepadaKementerian Keuangan sebelum diteruskan kepada Badan PengelolaInvestasi Daya Anagata Nusantara...
- Advertisement -

Baca berita yang ini