Arsenal Tersingkir di Perempatfinal Piala Liga, Arteta: Harus Segera Bangkit

Baca Juga

MATA INDONESIA, LONDON – Arsenal kembali menorehkan hasil negatif. The Gunners tersingkir di perempatfinal Piala Liga lawan Manchester City.

Bertanding di Stadion Emirates, Rabu 23 Desember 2020 dini hari WIB, Arsenal dikalahkan City dengan skor 1-4. Empat gol City dicetak Gabriel Jesus, Riyad Mahrez, Phil Foden, dan Aymeric Laporte. Gol tunggal tuan rumah dicetak Alexandre Lacazette.

Ini merupakan kekalahan keenam dari 11 laga Arsenal di semua kompetisi. Akhir pekan kemarin, David Luiz dkk. juga menelan kekalahan 1-2 dari Everton di Liga Premier Inggris.

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta meminta anak asuhnya segera bangkit jika tak ingin klub terus terpuruk. Apalagi di laga Boxing Day mereka akan menghadapi Chelsea.

“Kami harus bangkit. Jika tidak, kami akan berada dalam masalah besar. Jadi, ini adalah momen yang akan menentukan perjalanan tim di musim ini,” kata Arteta, dikutip dari Sky Sports, Rabu 23 Desember 2020.

“Kami punya semua hal untuk bangkit, karena saya melihat betapa semua pemain berusaha keras dan apa yang mereka lakukan. Tapi, saat ini banyak hal aneh terjadi di setiap pertandingan dan itu membuat semuanya jadi sulit,” ujarnya.

“Ini malam yang mengecewakan. Kami baru memulai laga dua menit dan sudah kebobolan, gol yang sangat mudah. Setelah itu, kami kesulitan, apalagi melawan tim seperti Manchester City,” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Arah Kebijakan Fiskal Presiden Dorong Optimisme Dunia Usaha

Oleh: Hanif Putra )*Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal(KEM-PPKF) RAPBN 2027 membawa optimisme baru bagi dunia usahadan arah pembangunan ekonomi nasional. Pemerintah menunjukkan keyakinan bahwa Indonesia memiliki fondasiekonomi yang kuat untuk menghadapi tekanan global sekaligusmempercepat pertumbuhan nasional dalam beberapa tahun mendatang.Kehadiran langsung Presiden Prabowo dalam menyampaikan kerangkakebijakan fiskal dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuatkepercayaan publik dan pelaku usaha. Pemerintah ingin memastikanbahwa arah pembangunan ekonomi nasional berada dalam kendali yang jelas, terukur, dan berpihak pada kepentingan rakyat.Presiden Prabowo menegaskan Indonesia memiliki modal besar berupabonus demografi, pasar domestik yang luas, serta kekayaan sumber dayaalam yang melimpah. Pemerintah memandang kombinasi tersebutmenjadi kekuatan utama untuk mendorong pertumbuhan ekonominasional yang lebih mandiri dan berdaya saing tinggi.Pemerintah Indonesia optimistis pasar domestik nasional memilikikapasitas yang sangat besar dan mampu menjadi penggerak utamapertumbuhan ekonomi. Dengan jumlah penduduk yang besar dan konsumsi masyarakat yang terus berkembang, pemerintah menilaiIndonesia memiliki peluang menjadi salah satu pusat pertumbuhanekonomi dunia.Selain itu, Presiden Prabowo juga memaparkan ketangguhan ekonomiIndonesia melalui capaian ekspor sejumlah komoditas strategis sepanjang2025. Pemerintah mencatat minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduanbesi menjadi penyumbang devisa besar bagi negara dengan nilaimencapai lebih dari US$65 miliar atau sekitar Rp1.100 triliun per tahun.Pemerintah menilai capaian tersebut menunjukkan posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam rantai perdagangan global. Potensi ekonominasional juga dinilai masih sangat besar karena Indonesia memilikisumber daya strategis lain seperti nikel, tembaga, logam tanah jarang, minyak bumi, dan kekayaan maritim yang belum dimaksimalkansepenuhnya.Melihat besarnya potensi tersebut, pemerintah berkomitmen memperkuattata kelola ekonomi dan meningkatkan efektivitas pengelolaan anggarannegara. Presiden Prabowo menilai peningkatan rasio penerimaan negara terhadap produk domestik bruto menjadi langkah penting agar kemampuan fiskal Indonesia semakin kuat dan mampu mendukungpembangunan jangka panjang.Pemerintah Indonesia juga mendorong upaya introspeksi nasional dalampengelolaan ekonomi agar kekayaan alam Indonesia benar-benarmemberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Langkah ini dinilaipenting untuk memperkuat kemandirian ekonomi sekaligus mengurangiketergantungan terhadap tekanan ekonomi global.Arah kebijakan fiskal yang disampaikan Presiden mendapat sambutanpositif dari kalangan parlemen. Anggota DPR RI Fraksi PKS,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini