Amazon Tutup Web Pemeringkat Alexa.com Pada 1 Mei 2022

Baca Juga

MATA INDONESIA, LONDON – Sistem pemeringkat situs web global dan alat analisis web, Alexa.com akan tutup pada 1 Mei 2022 oleh Amazon, pemiliknya.

Pengumuman penutupan ini resmi dari Amazon pada Rabu 8 Desember 2021.

Situs web yang telah berumur 25 tahun ini adalah anak perusahaan Amazon dan populer karena sistem pemeringkat globalnya. Alexa menggunakan data lalu lintas web dari mitranya untuk membuat daftar perusahaan internet paling populer.

Selain sistem pemeringkat situs web global, Alexa.com juga menawarkan rangkaian lengkap alat analisis SEO dan pesaing dengan langganan berbayar.

Amazon mengatakan mereka akan menghentikan platform Alexa.com pada Mei 2022. Setelahnya, tidak ada statistik bulanan baru.

”Dua puluh lima tahun yang lalu, kami mendirikan Alexa Internet. Setelah dua dekade membantu Anda menemukan, menjangkau, dan mengonversi audiens digital Anda, kami telah membuat keputusan sulit untuk menutup Alexa.com pada 1 Mei 2022,” tulis Amazon.

Menurut Bleeping Computer, Amazon telah berhenti menawarkan langganan baru. Namun, pelanggan yang telah berlangganan akan masih memiliki akses ke data Amazon dan alat SEO-nya. Langganan yang ada akan tetap aktif hingga 1 Mei 2022. Setelah itu situs ini tak akan muncul lagi.

Laporan juga menyebut bahwa Amazon API akan berhenti pada 8 Desember 2022.

Menurut data dari Semrush, platform SaaS manajemen visibilitas online, lalu lintas organik Alexa.com terus menurun, sehingga ada kemungkinan Amazon menghentikan layanan tersebut.

Secara harfiah, Alexa Rank memberi peringkat jutaan situs web dalam urutan popularitas. Menurut blog resmi Alexa, semakin rendah peringkat website kamu di Alexa, maka tingkat popularitas website kamu kian tinggi.

Peringkat Alexa dihitung dengan menggabungkan taksiran trafik website serta keterlibatan pengunjung (engagement) selama tiga bulan sebelumnya.

Trafik dan keterlibatan diperkirakan dari data yang disediakan oleh toolbar. Ini memonitor perilaku penjelajahan pengguna yang bertindak sebagai sampel dari semua pengguna internet.

Meskipun peringkat Alexa dapat menjadi cara yang baik untuk membandingkan kinerja satu website dengan yang lainnya, statistik Alexa belum tentu paling akurat.

Faktanya, banyak yang membandingkan Alexa dengan Google Analytics, Hal ini karena Google memiliki cakupan yang jauh lebih luas daripada Alexa, karena tidak semua orang memasang toolbar Alexa. Apalagi pelanggan Alexa harus berbayar sedangkan Google Analytics gratis. Semakin mahal membayar Alexa maka peringkatnya akan semakin bagus.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG dan Komitmen Pemerintah dalam Transparansi Anggaran Jaminan Gizi Berkualitas

Oleh: Dhita Karuniawati )* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah terus diperkuat dari sisitata kelola anggaran agar pelaksanaannya berjalan transparan, akuntabel, dan tepatsasaran. Pemerintah menegaskan bahwa setiap komponen pembiayaan dalamprogram ini telah diatur secara ketat dan harus mengikuti standar yang telah ditetapkan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa manfaat program benar-benar dirasakanoleh masyarakat, terutama anak-anak sebagai penerima utama program. Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai lembaga yang bertanggung jawab dalampelaksanaan MBG menegaskan bahwa anggaran untuk bahan makanan dalamprogram tersebut telah ditentukan secara jelas. Besaran anggaran tersebut beradapada kisaran Rp8.000 hingga Rp10.000 per porsi makanan, bukan Rp15.000 sepertiyang sempat beredar di masyarakat. Kebijakan ini ditetapkan agar penyedia makanandapat memenuhi kebutuhan gizi yang seimbang bagi para penerima manfaat tanpamengabaikan prinsip efisiensi anggaran negara. Wakil Kepala Badan Bidang Komunikasi dan Investigasi BGN, Nanik S. Deyang, mengatakan bahwa angka Rp13.000–Rp15.000 yang muncul di beberapa sumber tidakmurni untuk bahan makanan, melainkan sudah termasuk biaya operasional, insentifmitra pelaksana, serta kebutuhan pendukung lain. BGN menegaskan bahwa semua penerima manfaat tetap akan memperoleh makananyang bergizi dan aman dikonsumsi. Setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wajib mengawasi kualitas bahan makanan, memastikan menu sesuai standar gizi yang ditetapkan. Nanik mengatakan Program MBG tetap memperhatikan kelompok prioritas seperti ibuhamil, ibu menyusui, dan balita usia 6–59 bulan. Kualitas makanan menjadi prioritasutama agar tujuan gizi masyarakat tercapai secara optimal. Masyarakat juga diberikan ruang untuk melaporkan dugaan penyimpangan dalam menu MBG. BGN memastikan setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku, demi menjaga transparansi dan akuntabilitas program. Dengan penegasan ini, BGN berharap publik memahami bahwa anggaran untuk bahanmakanan MBG tetap sesuai aturan Rp8.000–Rp10.000, dan setiap penerima manfaattetap memperoleh makanan bergizi tanpa mengurangi kualitas. Selain pengaturan standar anggaran, pemerintah juga memperkuat aspek transparansimelalui pengembangan sistem pelaporan keuangan yang terintegrasi. Upaya inidilakukan untuk memastikan bahwa seluruh proses pengelolaan dana dalam program MBG dapat dipantau dan diaudit dengan lebih mudah. Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Kementerian Keuangan(Kemenkeu) meluncurkan E-Learning Penyusunan Laporan Keuangan pada SatuanPelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta Aplikasi Pelaporan Keuangan SPPG. Hal itusesuai dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang perbendaharaan negaradan peraturan menteri keuangan nomor 168/ PMK.05/ 2015 sttd. PMK 173/PMK.05/2016 dan PMK...
- Advertisement -

Baca berita yang ini