Alibaba Dikabarkan Siap Investasi ke Grab Senilai Rp 44,7 Triliun

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Alibaba dikabarkan siap berinvestasi ke Grab Holdings Inc. Nilai investasinya pun cukup besar yakni senilai 3 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 44,7 triliun (asumsi kurs Rp 14.920 per dolar AS). Rencananya, Alibaba bakal jadi investor tunggal dalam putaran suntikan dana kali ini.

Melansir TechInAsia, Kabar tersebut didapatkan Bloomberg dari orang yang terlibat dalam pembicaraan rencana investasi tersebut.

Hingga saat ini raksasa e-commerce Cina tersebut masih membahas rencana investasi ke raksasa ride hailing Asia Tenggara tersebut. Tak hanya itu, perusahaan milik Jack Ma ini juga diharapkan membeli saham Grab yang saat ini dipegang oleh Uber.

Bila rencana ini berhasil, maka Grab akan kecipratan dana segar di tengah dampak pandemi corona yang cukup mempengaruhi kinerja perusahaan.

Dan jika terwujud, investasi dari Alibaba ini akan menjadi salah satu investasi terbesarnya di Asia Tenggara. Sebelumnya, Alibaba pernah berinvestasi 1 miliar dolar AS di Lazada pada 2016.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini