Alhamdulillah, Sudah 30,5 Juta Penduduk Indonesia Mendapat Booster Covid-19

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Sudah 30,5 juta penduduk Indonesia sudah mendapat vaksin booster atau vaksin Covid-19 dosis ketiga.

Menurut data Kementerian Kesehatan, Sabtu 16 April 2022 pukul 18.00 WIB, cakupan vaksinasi booster tersebut sudah mencapai 14,66 persen.

Sementara jumlah penduduk yang sudah mendapat vaksin pertama saat ini sudah mencapai 95,13 persen atau 198,1 juta penduduk.

Adapun jumlah penduduk yang disuntikkan vaksin dosis kedua mencapai 162,6 juta penduduk atau 78,08 persen.

Sebelumnya Juru Bicara Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi mengingatkan masyarakat yang ingin mudik sesegera mungkin mendapat booster sebagai syarat perjalanan mudik.

Dia mengingatkan efektifitas vaksin baru terjadi setelah dua minggu disuntikkan ke dalam tubuh penerima.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini