Alhamdulillah, Indonesia Terima Bantuan 3 Juta Dosis Vaksin Covid-19 dari Prancis

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pemerintah Prancis memberikan bantuan berupa 3 juta dosis vaksin Covid-19 untuk Indonesia sebagai dukungan untuk memerangi pandemi. Bantuan tersebut merupakan hasil pembicaraan antara Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno LP Marsudi dengan Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Yves Le Drian.

“Pengiriman pertama rencananya di akhir Agustus, sebanyak 1,3 juta dosis,” kata Menteri Luar Negeri RI, Retno saat konferensi pers secara virtual, Kamis, 5 Agustus 2021.

Menlu Retno mengapresiasi bantuan Pemerintah Prancis atas komitmen dan dukungan kemanusiaan terhadap Indonesia. Menurut catatan Kementerian Luar Negeri RI, hingga awal Agustus 2021, pemerintah Indonesia telah menerima sebanyak 178.357.880 dosis vaksin Covid-19 yang terdiri atas 144.700.280 vaksin curah dan 33.657.600 vaksin jadi. 

Di antara vaksin Covid-19 tersebut, sebanyak 19.704.960 dosis diperoleh Indonesia secara gratis dari program COVAX yang dipimpin oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan aliansi vaksin GAVI.

Hingga saat ini, sebanyak 67.761.337 dosis vaksin Covid-19 telah disuntikkan atau sekitar 24,49 persen dari total populasi Indonesia.

“Insya Allah dengan terus datangnya vaksin dari berbagai sumber ke Indonesia, kita dapat mempercepat program vaksinasi bagi masyarakat Indonesia, yang pada akhirnya diharapkan dapat menekan penyebaran Covid-19 dan menekan angka hospitalisasi dan kematian,” tutur Menlu Retno (1/8).

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia kembali mendapat bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk menangani pandemi Covid-19 senilai 30 juta USD.

Dengan begitu, total bantuan yang telah diberikan Paman Sam untuk Indonesia sejak Covid-19 ditetapkan sebagai pandemi global menjadi sekitar 65 juta USD atau sekitar 933 miliar Rupiah.

Pemberian bantuan kemanusiaan ini disampaikan oleh Penasihat Keamanan Nasional AS, Jake Sullivan saat bertemu Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno LP Marsudi saat kunjungan ke Washington DC.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini