Aksi Buruh Sudah Keterlaluan, Unjuk Rasa di Tengah Ruas Tol Purbaleunyi

Baca Juga

MATA INDONESIA, BANDUNG – Aksi unjuk rasa buruh dalam dua hari ini sudah keterlaluan karena menggunakan jalan tol sebagai tempat menyampaikan pendapat sehingga merugikan pengguna jalan. Pada unjuk rasa Selasa 30 November 2021.

Unjuk rasa buruh itu dilakukan di ruas Jalan Tol Purbaleunyi KM97 arah Bandung sehingga arus lalu lintas di jalan yang seharusnya bebas hambatan tersebut menjadi berhenti.

“Kondisi lalu lintas di tol Purbaleunyi KM 97 arah Bandung dampak ada aksi penyampaian pendapat di tengah jalan. Mohon bantuan,” begitu salah satu status di akun twitter @RadioElshinta, Selasa.

Dalam video berdurasi 13 detik tersebut tampak peserta aksi buruh berdiri di tengah jalan tol sambil mengibarkan bendera.

Mereka seperti tidak peduli dengan kendaraan yang terjebak kemacetan akibat ulahnya yang tidak simpatik tersebut.

Aksi tutup jalan tol juga dilakukan massa aksi unjuk rasa buruh di Bandung, Senin 29 November 2021 seperti dilaporkan prfmnews.

Mereka menutup ruas tol Pasteur saat melakukan longmarch ke Gedung Sate sehingga kendaraan tidak bisa bergerak.

·

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini