Akhir Pekan, Harga Emas Melemah Rp 3.000

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Selain rupiah meloyo, harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) juga mengalami penurunan pada Sabtu 14 Maret 2020 har ini.

Harga emas Antam turun senilai Rp 3.000 pada perdagangan akhir pekan ini, menjadi Rp 809.000 per gram, dari perdagangan hari kemarin Jumat 13 Maret 2020 di angka Rp 812.000 per gram.

Mengutip laman logammulia.com, harga jual kembali emas Antam atau buyback juga turun Rp 4.000 menjadi Rp 730.000 per gram.

Untuk transaksi jual kembali (buyback) silakan datang ke Butik Emas LM terdekat dengan jam layanan buyback Senin-Jumat (09.00-13.30), pembayaran dilakukan secara transfer pada H+0 s.d. H+3 (hari kerja).

Harga dan ketersediaan emas Antam ini hanya berlaku di kantor Antam Pulogadung, Jakarta. Untuk ketersediaan dan harga emas Antam di gerai penjualan lain bisa berbeda.

Berikut daftar harga emas Antam:

Harga emas 0,5 gram Rp 429.000
Harga emas 1 gram Rp 809.000
Harga emas 5 gram Rp 3.865.000
Harga emas 50 gram Rp 38.035.000
Harga emas 100 gram Rp 76.000.000
Harga emas 250 gram Rp 189.750.000
Harga emas 500 gram Rp 379.300.000
Harga emas 1.000 gram Rp 758.600.000

Harga emas Antam sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9 persen. Sertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen).

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini