Akhir Bulan Depan Indonesia Bisa Produksi Massal Vaksin Covid-19 Buatan Dalam Negeri

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Akhir bulan depan, vaksin covid-19 buatan Indonesia yang bersertifikat halal sudah bisa diproduksi massal untuk bisa digunakan memperkuat program vaksinasi mencegah penularan.

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito menyatakan vaksin yang sering disebut Merah Putih dalam waktu dekat akan mendapatkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA).

“Ini kan September. Awal Oktober akan dapat emergency use authorization,” kata Penny Gedung DPR/MPR Senayan, Jakarta, Rabu 28 September 2022.

Penny menuturkan, Vaksin Merah Putih juga merupakan vaksin yang bersertifikasi halal.

Ada dua vaksin Merah Putih yang akan diproduksi yaitu dengan basis inactivated virus dan mRNA. Keduanya bersertifikasi halal.

PT Bio Farma juga menyatakan siap memproduksi vaksin tersebut di Indonesia.

Sebelumnya diberitakan, dua vaksin produksi dalam negeri, Inavac dan Indovac kini dalam uji klinis tahap akhir oleh BPOM.

Penny mengungkapkan, kedua jenis vaksin buatan dalam negeri ini juga diusulkan untuk menjadi dosis penguat (booster) dan vaksinasi primer anak. Keduanya kini dalam proses pengajuan protokol uji klinis.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini