Ahsan/Hendra Ungkap Kunci Keberhasilan Lolos ke Final

Baca Juga

MATA INDONESIA, BANGKOK – Ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan melangkah ke partai puncak BWF World Tour Finals 2021. Menikmati pertandingan menjadi kunci kemenangan pasangan yang dijuluki The Daddies.

Berlaga di Impact Arena, Sabtu 30 Januari 2021, Ahsan/Hendra menundukkan pasangan asal Korea Selatan, Choi Sol Gyu/Seo Seung Jae, dua gim langsung, 23-21 dan 21-13 dalam waktu 34 menit.

Sebelum laga ini, Ahsan/Hendra sudah berjumpa dengan Choi/Seo dua kai di ajang Yonex Thailand Open 2021 Super 1000 dan babak penyisihan BWF World Tour Finals. Hasilnya, The Daddies selalu takluk.

“Akhrinya, kami berhasil mengalahkan mereka. Strategi kami hari ini adala menikmati pertandingan, karena jika bisa menikmati pertandingan, kekuatan kami akan bertambah dan bisa menyerang mereka,” ujar Ahsan, kepada BWF Media, Sabtu 30 Januari 2021.

“Choi/Seo sangat bagus pertahanannya dan pukul drive-nya juga bagus. Tapi hari ini kami menyerang lebih dulu untuk meraih banyak poin. Kami hanya berusaha menikmati pertandingan,” kata Ahsan.

“Saya juga bahagia karena sebelumnya kami kalah dua kali lawan mereka. Tapi hari ini kami bisa menang dan rasanya menyenangkan. Senang bisa melaju ke final. Mungkin Choi/Seo) lelah karena Seo bermain rangkap di ganda campuran juga. Tapi, hal paling penting adalah kami menikmati pertandingan,” ungkap Hendra.

Di final, Ahsan/Hendra akan menghadapi pemenang antara Lee Yang/Wang Chi-Lin (Taiwan) dan Ben Lane/Sean Vandy (Inggris).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini