Ada Letusan di Kawasan Tambang Freeport Papua, Polisi Pastikan Kondisi Mimika Aman

Baca Juga

MATA INDONESIA, MIMIKA – Letusan terjadi empat kali di sekitar mil 64, Tambang Freeport di Tembagapura, Timika, Papua Rabu malam 25 Agustus 2021. Namun, pihak kepolisian telah memastikan kalau letusannya bukan bersumber dari senjata api.

Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gede Era Adhinata pun menghimbau agar masyarakat Timika tak perlu panik. “Sebab sumber bunyinya belum jelas. Tapi, kami menjamin keamanan di wilayah Kabupaten Mimika sangat aman,” ujarnya, Kamis 26 Agustus 2021.

Ia juga menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), namun tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas terjadinya penembakan.

“Selongsong bekas tembakan juga tidak ada,” katanya.

Meski demikian, pihaknya akan tetap mendalami perihal dugaan tersebut. “Masih kita analisa, apakah itu memang betul-betul aksi gangguan keamanan dari KST Papua, apakah ada hal-hal lain, nanti kita koordinasi dengan Satuan TNI,” ujarnya.

Sebagai informasi, dalam kurun waktu 2021 nyaris tidak pernah terdengar adanya gangguan keamanan oleh gerombolan pengacau bersenjata ke area pertambangan PT Freeport Indonesia baik di Tembagapura dan dataran tinggi lainnya maupun di kawasan dataran rendah. Justru sebaliknya aparat beberapa kali menangkap hidup bahkan menembak mati pentolan gerombolan itu.

Puncak gangguan keamanan oleh KKB terjadi pada Februari hingga Maret 2020 saat gerombolan bersenjata itu memasuki kawasan pusat perkantoran PT Freeport Indonesia di Kuala Kencana dan menembak mati satu karyawan berkewarganegaraan Selandia Baru dan beberapa karyawan lainnya terluka.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini